contoh majas

√Contoh-Contoh Majas Beserta Penjelasannya [Lengkap]

Pengertian Majas – Di dalam karya seni sastra pasti banyak sekali majas, karena majas merupakan karya fiksi yang berimajinatif seperti puisi dan pantun. Menurut Slamet Muljana, majas adalah perkataan yang tersusun karena adanya perasaan yang timbul atau hidup dalam hati seorang penulis, yang menimbulkan suatu perasaan tertentu dalam hati seorang pembaca.

Tetapi, banyak orang yang masih belum mengerti tentang majas dengan jelas. Apa sih majas itu?

Baca juga : contoh puisi

Pengertian Majas

contoh majas
From : RomaDekade.com
Majas secara umum adalah gaya bahasa yang di gunakan oleh penulis untuk menyampaikan pesan secara imajinatif dan kias.

Majas bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan dan digunakan dalam karya sastra untuk menyampaikan atau mewakili perasaan sang penulis. Biasanya majas bersifat konotasi, kias(tidak benar).

Pengertian Majas Menurut Para Ahli

  1. Menurut Tarigan pengertian majas diartikan sebagai cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis.
  2. Menurut Keraf, pengertian majas dikatakan baik bila mengandung tiga dasar, yaitu kejujuran, sopan-santun dan menarik.
  3. Menurut Aminuddin pengertian majas adalah sebuah gaya bahasa dan cara yang digunakan oleh pengarang dalam mempaparkan gagasannya sesuai dengan tujuan dan efek yang ingin dicapai.
  4. Menurut Luxemburg dkk Pengertian majas adalah sesuatu yang memberikan  perbedaan ciri khas pada sebuah teks. Teks pada giliran tertentu dapat berdiri semacam individu yang berbeda dengan individu yang lain.
  5. OKKE KS ZAIMAR  Sedangkan menurut ahli bahasa lain bernama Okke KS Zaimar, pengertian majas adalah sinonim dari bahasa yang termasuk dalam suatu jenis bahasa tertentu layaknya bahasa Indoensia.

Fungsi Majas Secara Umum

contoh majas
From : SeputarIlmu.com

Adapun fungsi majas secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Penjelasan makna yang hendak disampaikan dan cara penyampaiannya dengan bahasa yang jelas agar lebih mudah dimengerti.
  2. Menambah intensitas perasaan dari pengarang dalam menyampaikan makna dan juga sikapnya pada pembaca.
  3. Menghasilkan tambahan imajinasi sehingga nantinya suatu hal yang abstrak akan menjadi lebih konkrit dan enak dinikmati.
  4. Memberikan dan menghasilkan kesenangan yang bersifat imajinatif.

Macam-Macam Majas

contoh majas
From : Jempokaki.com

Ada banyak sekali macam-macam majas yang ada pada bahasa indonesia, majas dibagi menjadi empat macam yakni:

  • Majas perbandingan
  • Majas pertentangan
  • Majas sindiran
  • Majas penegasan.

Setiap macam-macam majas tentunya memiliki contoh sendiri-sendiri yang bisa kita temukan di berbagai kalimat karya sastra.

Majas merupakan bentuk bahasa yang di gunakan dalam karya sastra, oleh sebab itu majas sangatlah penting pada sebuah karya satra untuk menjadi lebih bagus dan indah dalam aspek pemilihan kata.

Di bawah ini adalah penjelasan macam-macam majas beserta contohnya:

1. Majas Perbandingan

Pengertian majas perbandingan

Majas perbandingan, merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk membandingkanan suatu objek dengan objek lain melalui proses penyamaan, pelebihan, ataupun penggantian. supaya menambah kesan, dan efeknya kepada pembaca atau juga pendengar.

Di bawah ini adalah jenis dan contoh dari majas perbandingan:

a. Majas Personifikasi

Pengertian Majas Personifikasi dan contohnya:

Majas personifikasi merupakan gaya bahasa yang membandingkan benda mati atau barang- barang yang tidak berjiwa seakan- akan memiliki sifat layaknya benda hidup. Majas personifikasi lebih cenderung menggambarkan benda mati yang bisa mengerjakan sesuatu seolah-olah menjadi benda hidup.

Ciri-ciri Majas Personifikasi

Ciri-ciri majas personifikasi terdapat pilihan kata atau diksi yang mengenakan sifat manusia pada benda mati tersebut. Majas personifikasi memiliki ciri-ciri tentang membandingkan benda mati atau benda tidak hidup tidak dapat bergerak sehingga tampak bernyawa dan dapat berperilaku seperti makhluk hidup, leh karenanya majas ini digolongkan sebagai majas perbandingan.

Fungsi Majas Personifikasi

Majas personifikasi berfungsi untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi yang dilukiskan dan memberikan bayangan angan “citraan” yang konkret. Majas personifikasi banyak ditemukan dalam banyak jenis karya sastra, seperti cerpen, puisi, lagu dan lain-lain.

Contoh majas dalam sebuah kalimat:

Contoh : Dia malam itu, Bulan mengintip dibalik awan Dan ranting-ranting ikut menari mengikuti alunan gendang.

Keterangan : Kata mengintip dan menari-nari adalah sesuatu yang dilakukan oleh manusia, jadi dua kalimat diatas juga termasuk majas personifikasi.

  1. Pohon kelapa itu melambai-lambai seolah mengajak ku bermain bersama
  2. Langit pun menangis dan mulai menitikkan air ke bumi.
  3. Saat ini, ombak di lautan saling berkejaran dari depan ke belakang.

b. Majas Metafora

Pengertian Majas Metafora dan contohnya

Majas metafora adalah majas perbandingan yang membandingkan dua hal secara implisit tak berarti akan tetapi bisa mewakili sebuah maksud yang lain menurut persamaan maupun perbandingan, majas ini menyatakan perbandingan analogis antar dua perihal yang berbeda.

Fungsi Majas Metafora

Fungsi utama majas metafora merupakan untuk memperindah julukan maupun nama dengan memberikan unsur puitis pada kalimat yang akan digunakan. Pada awalnya, metafora ini sering digunakan untuk menyamakan ataupun membandingkan satu objek dengan objek yang lainnya.

Ciri Majas Metafora

Untuk ciri Majas ini adalah dapat menggunakan kata-kata kiasan dan juga terdapat pilihan kara yang menyamakan sesuatu dengan sesuatu yang lainnya. Dalam menyamakan maupun membandingkan sesuatu, majas metafora menggunakan perbandingan langsung tanpa adanya diikuti kata pembanding seperti, bagai, bak, atau laksana. Majas metafora termasuk dalam kategori majas perbandingan.

Jenis-Jenis Majas Metafora

Menurut para ahli tata bahasa atau linguistik, majas metafora merupakan majas “Ratu” karena majas ini sering digunakan untuk membentuk banyak majas yang lainnya. Ada 2 macam gaya bahasa metafora menurut Orrecchioni, yakni:

A. Majas Metafora In Absentia

Majas metafora in absentia adalah suatu majas yang dapat digunakan untuk membandingkan 2 hal secara implisit, majas ini biasanya membandingkan objek yang tidak mengarahkan kepada objek pembicaraan. Jenis metafora ini banyak menimbulkan kebingungan karena objek yang dibahas tidak akan disebutkan secara langsung.

keterangannya: Banyak wanita dibuat takjub oleh kecerdasan bunga desa itu.

B. Majas Metafora In Praesetia

Majas Metafora In Praesetia adalah suatu majas pembanding dengan menyebut objek kalimat yang akan dibandingkan secara langsung sehingga maknanya akan lebih terkesan eksplisit.

Contohnya: Kholis Husniati merupakan kembang desa di desaku.

keterangannya: Kalimat di atas menyebutkan bahwa objek yang disebut sebagai kembang desa ialah Kholis Husniati dan bukan gadis yang lainnya. Dalam kalimat tersebut juga dapat disebutkan bahwa Kholis Husniati adalah gadis yang tercantik didesa.

Contoh majas metafora pada sebuah kalimat:

contoh : Dewi malam telah keluar dari balik awan

keterangan : dewi malam = bulan di malam hari

  1. Aku ini hanyalah binatang jalang  yang tidak tau arah pulang
  2. Buku adalah jendela ilmu bagi setiap orang yang membacanya
  3. Polisi adalah warga negara paling modern di era ini

c. Majas Simbolik

Pengertian majas simbolik dan contohnya:

Majas simbolik adalah majas perbandingan yang menggambarkan sebuah hal dengan menggunakan objek, benda-benda lain sebagai simbolnya diantaranya hewan, tumbuhan, benda dan lain-lain. pada dasarnya majas ini menggunakan simbol yang umum yang mudah dimengerti orang.

Fungsi Majas Simbolik

Majas simbolik berfungsi untuk memperhalus makna sesungguhnya yang ingin disampaikan serta memberikan efek yang menarik bagi pendengar. Majas simbolik berguna untuk menyampaikan gagasan, mengkritik atau beropini terhadap suatu hal atau seseorang.

Dengan kata lain, majas simbolik digunakan untuk menyampaikan pesan secara tersirat atau implisit. Simbol yang digunakan adalah simbol yang sudah biasa di gunakan. orang berbicara dan orang yang di ajak berbicara pun sudah sama-sama mengerti tentang simbol tersebut.

Contoh Majas Simbolik pada sebuah kalimat:

  1. Isma adalah seorang tangan kanan dari kakaknya (artinya: orang kepercayaan, orang suruhan dari kakaknya)
  2. Benar-benar maut gombalannya buaya darat yang selalu memembuat perempuan klepek-klepek ( buaya darat disini diartikan sebagai seorang laki-laki yang mahir dalam menggoda dan meyakinkan perempuan)
  3. Ingatlah mulutmu ialah harimaumu, jagalah selalu perkataanmu. (harimau disini berarti tentang kegalakan orang itu berasal dari mulutnya)
  4. Berpura-pura meminta maaf sama halnya dengan bunglon yang berkamuflase (bunglon = seseorang yang suka membohongi orang)
  5. Perbuatan, tingkahlaku dan ucapanya seperti iblis (iblis= jelek)
  6. Hari raya Idhul Adha kurang satu minngu lagi menuju hari H, semua warga yang memiliki kambing berbondong-bondong untuk berkurban(H=tepat hari itu)

d. Majas Eufimisme

Pengertian Majas Eufimisme dan contohnya

Majas Eufimisme adalah gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu dengan kata-kata yang kurang etis atau sopan, diganti dengan kata-kata yang etis  supaya lebih sopan dan santun. pada dasarnya majas ini digunakan untuk seseorang agar dia tidak mudah tersinggung.

Contoh Majas Eufimisme dalam sebuah kalimat:

  1. Para Tunakarya perlu perhatian yang serius dari pemerintah. (tuna karya= orang yang tidak mempunyai pekerjaan)
  2. Kakek Tuna Netra menyebrang jalan ditemani oleh anaknya ( tuna netra = buta)
  3. Gosip yang beredar itu ternyata benar bahwa Dani adalah anak tuna rungu ( tuna tungu : tuli )
  4.  Saya sering salah faham dengan bahasa isyarat yang dipakai tuna wicara itu. ( tuna wicara : bisu)

e. Majas Litoles

Pengertian Majas Litotes dan contohnya

Majas Litotes merupakan majas perbandingan yang melukiskan kedaan dengan kata-kata yang belawanan artinya dengan kenyataan yang sebenarnya, majas ini digunakan untuk merendahkan hati.

Ciri-Ciri Majas Litotes

Majas litotes memiliki ciri-ciri diantaranya, sebagai berikut :

  1. Menggunakan kata-kata kiasan yang terdapat pilihan kata yang menyamakan suatu dengan suatu lainnya.
  2. Memakai kata-kata yang abstrak untuk menggambarkan maksud dan tujuan isi cerita dan sajak
  3. Memakai kata-kata pembanding yang meliputi, bagai, bak, laksana, bagaikan, dan sebagainya
  4. Menyampaikan maksud yang tinggi dengan kata-kata yang tersusun halus untuk tetap menjaga kesopanan kalimat

Fungsi Majas Litotes

Sebuah Karya sastra yang berupa sajak puisi dan cerita, yang secara umum sering menggunakan gaya bahasa pada setiap kalimat pada sebuah karya sastra, adapun fungsi majas litotes sebagai berikut :

  1. Memberikan dan menghasilkan efek kesenangan yang bersifat imajinatif pada penggambarannya
  2. Menghasilkan imajinasi sehingga salah satu hal yang nampak abstrak akan menjadi lebih konkrit untuk dinikmati
  3. Menambah intensitas perasaan pengarang dalam menghantarkan makna
  4. Menjelaskan maksud yang akan disampaikan supaya lebih mudah untuk dipahami.

Contoh Majas Litotes pada sebuah kaliamat:

  1. Puluhan mobil ini adalah hasil usaha kecil-kecilan yang kami miliki
  2. Kami adalah keluarga yang hidup pas-pasan di kota besar ini
  3. Hanya mobil butut ini yang menemani perjalananku sehari-hari.
  4. Perjuangan yang kami lakukan hanyalah setetes air dalam samudera lepas.
  5. Aku hanyalah orang biasa yang tidak sepantasnya dilebih-lebihkan seperti itu.

f. Majas Alegori

Pengertian Majas Alegori dan contohnya

Majas alegori adalah majas yang digunakan sebagai penjelasan maksud tertentu secara tidak langsung atau non harfiah, akan tetapi masing-masing tetap ada kaitannya.

Majas tersebut menjelaskan suatu perihal dengan tersirat memakai perbandingan hal lain.Majas Alegori hampir sama dengan majas metafora namun lebih membandingkan secara utuh atau keseluruhan.

Majas alegori banyak digunakan dalam beberapa karangan fiksi seperti syair, macam macam cerpen dan novel. Gaya bahasa ini juga ditemukan dalam hadits atau ayat al-qur’an.

Contoh Majas Alegori dalam sebuah kalimat:

  1. Ilmu adalah cahaya, Menerangi kegelapan juga membantu manusia dalam melakukan kewajibannya, dengan cahaya manusia dapat mengetahui dunia, tanpa memiliki cahaya, manusia dapat tersandung kedalam lubang
  2. Perumpamaan berumah tangga itu bagaikan sama halnya mengarungi samudra dengan bahtera, dijumpai indahnya panorama yang sangat mempesona namun tidak jarang pula mengalami terpaan ombak dan badai guncangan dahsyat terhadap kita
  3. Dunia ini ibarat sebuah tumbuhan hijau yang bisa menyihir mata para manusia yang melihatnya, begitu menarik menakjubkan dan indah namun lambat laun seiringnya waktu dia akan menjadi kuning kering kerontang dan akhirnya musnah

g. Majas Simile

Pengertian Majas Simile dan contohnya:

Majas simile adalah majas yang membandingkan antar dua hal secara jelas atau eksplisit dan terdapat kata penghubung seperti ibarat, layaknya, umpamanya, bak, bagai dan contoh sebagainya. Sekilas apabila kita perhatikan dan bandingkan dengan majas perumpamaan atau asosiasi agak sama, namun tetap ada perbedaan diantara keduanya majas ini diikuti kata: seperti, sama, bagaikan, ibarat, umpama.

Contoh Majas Simile dan Contohnya dalam sebuah kalimat:

  1. Kelakuannya bagaikan anak ayam kehilangan induknya
  2. Ibarat ayam, kurang mengekas, kurang makanan
  3. Kau seperti rembulan bagiku, yang selalu menerangi di setiap gelapnya malam
  4. Cara berjalannya bak putri keraton dari Jawa tengah

2. Majas pertentangan

Majas pertentangan adalah kelompok majas yang mempunyai bahasa dengan ciri khas tertentu dalam hal penuturannya ketika mengungkapkan suatu maksud yang berisi kalimat pertentangan dengan makna sesungguhnya.

Penggunaan pernyataan berlawanan ini ditujukan untuk menguatkan makna dari hal yang disampaikan, selain itu, majas pertentangan juga ditujukan untuk memperkuat kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca.

a. Majas Hiperbola

Pengetian Majas Hiperbola dan contohnya

Majas hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan baik itu jumlah, ukuran maupun sifatnya dengan melebih-lebihkan dengan tujuan untuk memberikan penekanan, meningkatkan kesan dan pengaruhnya.

Contoh Majas Hiperbola dalam sebuah kalimat:

  1. Doa seorang ibu akan bisa menggetarkan langit.
  2. Ketika ditanya, gadis itu hanya diam mematung tanpa mengeluuarkan suara.

b. Majas Paradoks

Pengertian Majas Paradoks dan contohnya

Majas paradoks adalah jenis majas yang menjelaskan tentang pertentangan antara pernyataan yang nyata dengan masing-masing fakta yang sesungguhnya, majas paradoks sering ditulis pada sebuah novel.

Kata paradoks berasal dari  bahasa Yunani Kuno yang memiliki arti “pernyataan yang bertentangan”.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa paradoks adalah suatu pernyataan yang sepertinya berlawanan (bertentangan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi sebenarnya mengandung kebenaran, maksudya, paradoks ini menyiratkan adanya kontradiksi yang terkandung dalam suatu pernyataan.

Contoh majas paradoks dalam sebuah kalimat:

  1. Ari sering sekali menghadapi perasaan kesendirian di tengah-tengah kebisingan kota metropolitan ini.
  2. Hatiku rasanya sepi tinggal di tengah kota Jakarta yang ramai

3. Majas sindiran

Majas sindiran adalah kelompok majas  suatu gagasan dengan cara menyindir guna meningkatkan kesan dan makna kata terhadap pembaca.

Contoh Majas Sindiran diantaranya:

a. Majas Ironi

Majas ironi merupakan majas sindiran yang mengungkapkan makna dengan sindiran – sindiran halus, yang merupakan kata- kata yang bertentagan dengan makna sesungguhnya.

Contoh majas ironi pada sebuah kalimat:

  1. Pintar sekali kamu, bisa dapat nilai 50 pada pelajaran B. Jawa
  2. Bersih sekali kamarmu, sampai aku kesulitan cari tempat duduk.
  3. Masakanmu lezat sekali, sampai tersisa banyak sekali dari makananmu.

b. Majas Sinisme

Majas ini adalah  Majas sinisme merupakan kebalikan dari majas ironi yang menyindir seseorang atau sesuatu dengan mengatakan hal yang berlawanan/sebaliknya.

Contoh majas sinisme dalam kalimat:

  1. Di bawah ini adalah contoh kalimat yang menggunakan majas implisit.
  2. Sangat tidak layak kata-kata tersebut Lontar dari mulut orang yang terpelajar semacam kamu
  3. Lama-lama aku bisa jadi gila jika terus melihat kelakuanmu yang menjijikan itu

4. Majas Penegasan

Majas penegasan adalah gaya bahasa yang menggunakan kiasan untuk membuat penegasan terhadap suatu hal.

a. Majas pleonasme

Majas pleonasme adalah salah satu bentuk dari majas penegasan jenis majas yang diaplikasikan dan dipakai untuk menjelaskan sesuatu hal dengan tegas untuk menambah pemahaman serta pesan bagi setiap pembaca maupun pendengar.

Majas pleonasme ini berfungsi untuk menegaskan suatu arti kalimat dengan menambahkan kata atau frasa yang berlebihan.

contoh di dalam kalimat:

  1. Seluruh pelajar mahasiswa yang lagi melakukan tawuran segera mundur ke belakang saat mengetahui kedatangan polisi
  2. Tiba-tiba kelas jadi sunyi senyap ketika mendengar suara langkah guru kemari.
  3. Dengan mata kepalaku sendiri aku melihat kejadian tersebut majas Repetisi dan contohnya

b. Majas Repetisi dan contohnya

Majas Repetisi Adalah gaya bahasa yang berulang-ulang pada suatu kata di dalam sejumlah frasa dengan maksud untuk menegaskan suatu makna. Di bawah ini adala berbagai contoh kalimat majas repetisi.

  1. Hanya dia satu-satunya orang yang aku tunggu satu-satunya yang kunanti satu-satunya yang hadir untuk menghiburku
  2. Cinta itu asyik cinta itu seru cinta itu rumit namun cinta pula dapat memabukkan maka selalu berhati-hati apabila telah mengenal cinta
  3. Main game main game main game cuma itu saja yang kamu kerjakan setiap hari, sana keluar rumah cari angin supaya sehat

Demikian contoh-contoh majas mulai dari pengertian majas, fungsi majas, macam-macam majas diantaranya majas perbandingan, majas pertentangan dan masih banyak lagi di atas, semoga bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan dan inspirasi kalian.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: