Dampak perubahan sosial budaya

Dampak Perubahan Sosial Budaya Beserta Contohnya [Lengkap]

Perubahan sosial budaya merupakan salah satu unsur yang selalu ada dalam kehidupan bermasyarakat. Nah, dampak perubahan sosial budaya merupakan kehendak yang tidak bisa dihindari oleh siapapun dan masyarakat manapun.

Dampak perubahan sosial budaya ini bahkan mempunyai dampak yang menimbulkan efek baik (positif) dan ada juga yang menimbulkan dampak tidak baik (negatif).

Berikut adalah adalah dampak-dampak yang dapat mempengaruhi perubahan sosial budaya :

Dampak Positif Perubahan Sosial Budaya

dampak positif perubahan sosial
from : Blog UNNES

Dampak positif merupakan perubahan sosial yang menyebabkan pengaruh berupa kemajuan dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat mempunyai kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya dengan adanya dampak positif perubahan sosial. Adapun dampak positif perubahan sosial sebagai berikut.

1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Melalui perkembangan ilmu pengetahuan, segala permasalahan diukur secara ilmiah untuk memperoleh kepastian data yang dapat digunakan sebagai sumber rujukan atau dasar pengetahuan.

Perkembangan ilmu pengetahuan yang didukung berbagai riset menjadi dasar untuk mengubah nilai-nilai ama menjadi nilai-nilai baru. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong berbagai inovasi yang dapat mempermudah kehidupan masyarakat.

2. Terjadinya Perkembangan dalam Teknologi

Kemajuan ilmu pengetahuan sebagaimana yang telah disebutkan tentu saja akan menajadi pengaruh besar pada teknologi, yang mana fungsi teknologi ini mampu berperan besar dalam mendukung perubahan sosial ke arah modernisasi yang terus lebih baik lagi.

3. Tercipta Lapangan Pekerjaan Baru

Dampak positif dari perubahan sosial yang ke-2 adalah mendorong industrialisasi dan perkembangan perusahaan multinasional. Selain itu, sistem ekonomi pasar bebas mendorong masyarakat bersaing secara sehat untuk menguasai sektor-sektor ekonomi.

Dengan pengembangan perusahaan secara global dan pembukaan berbagai industri yang ada di suatu wilayah tertentu, maka secara otomatis akan tersedia banyak lapangan pekerjaan sehingga mampu menyerap tenaga kerja.

4. Tercipta Tenaga Kerja Profesional

Proses industrialisasi ditunjang oleh teknologi mutakhir untuk memperbanyak hasil produksi. Persaingan mutu hasil produksi semakin ketat untuk menarik minat konsumen. Oleh karena itu, untuk mendukung persaingan industri diperlukan tenaga kerja yang memiliki kecakapan, keterampilan, keahlian, dan profesionalisme tinggi.

5. Terbentuk Nilal dan Norma Baru

Pada saat teknologi komunikasi belum mempunyai perkembang secara pesat, undangan resmi dan lembaga sosial merupakan salah satu media yang digunakan untuk mempertemukan anggota pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan.

Tetapi seiring dengan perkembangan zaman undangan formal dan lembaga sosial mulai disampaikan melalui e-mail sehingga mempercepat proses penyampaian pesan dan menghemat biaya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perubahan sosial mulai membentuk nilai dan norma baru yang sebelumnya tidak diterapkan oleh anggota masyarakat.

Kondisi masyarakat yang selalu berkembang memungkinkan pembaruan nilai dan norma sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota masyarakat.

Nilai dan norma baru yang telah disepakati masyarakat menjadi patokan, acuan, serta dasar perilaku yang dianggap baik dan benar.

6. Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja

Teknologi mutakhir berperan besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja masyarakat sehingga lebih produktif. Teknologi tetap memegang peranan penting dalam proses kerja yang dilakukan oleh masyarakat pada saat ini.

Oleh sebab itu, efektivitas dan efisiensi kerja tentu saja akan berkaitan erat dengan penggunaan alat produksi yang dapat menghasilkan produk lebih cepat, lebih banyak, dan tentunya adalah tepat sasaran.

7. Terjadi Transformasi Politik

Dampak positif perubahan sosial berikutnya adalah akan terjadinya transformasi politik yang akan berkaitan dengan perubahan sistem dan struktur politik.

Menurut Setiadi dan Kolip, sistem demokrasi akan dijadikan tolak ukur tingkat modernitas suatu sistem politik.

Sistem demokrasi menunjukkan kehidupan demokratis yang tidak terbatas pada ranah politik dan pemerintahan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, budaya, dan hak asasi manusia (HAM). Sistem demokrasi dipandang sebagai sistem yang tepat untuk membangun suatu negara menuju arah modern.

8. Tercipta Integrasi

dampak positiv perubahan sosial budaya
From: arenabelajar.com

Dampak postif perubahan sosial yang selanjutnya adalah terjadinya integrasi yang tentusaja dapat terjadi pada dua atau Iebih budaya, bahkan individu atau kelompok sosial dalam masyarakat.

Integrasi dalam perubahan sosial ditunjukkan oleh proses akulturasi dan asimilasi dalam masyarakat. Proses akulturasi dan asimilasj menunjukkan penyesuaian dan peleburan antara kebudayaan lama dan baru yang mampu menciptakan keseimbangan dan keteraturan dalam masyarakat.

9. Terbentunya Diferensiasi Struktural Ke Arah Positif

Dampak postif perubahan sosial selanjutnya adalah terciptanya diferensiasi struktural yang artinya disini mampu menjadikan kelompok-kelompok masyarakat atau lembaga dalam masyarakat untuk berfikir secara inovatif dalam membentuk struktur sosialnya.

10. Terciptanyaan Rasa Toleransi Yang Tinggi

Dampak positif perubahan sosial selanjutnya adalah dengan terciptanyaan nuansa kehidupan masyarakat yang memiliki tingkat tolerasi yang tinggi. Hal ini terbentuk karena masyarakat sudah berfikir maju dalam perkembangan kehidupan yang dialaminya.

11. Terjadinya Kesetaraan Gender

Dampak postif yang tidak bisa dihindari karena adanya perubahan sosial seperti terciptanya kehidupan yang menghargai perbedaan dalam segala bentuk jenis kelamin yang ada. Seperti kesetaraan gender ini terjadi tanpa adanya paksaan dan menganggap bahwa kehidupan adalah milik bersama.

12. Terjadianya Pembangunan Fasilitas dan Sarana

Dampak yang bisa ditimbulkan dari adanya perubahan sosial adalah adanya pembangunan dalam fasilitas dan sarana ke arah yang lebih baik. Hal ini lantaran dilandasi bahwa setiap orang memiliki hak dan kewajiban yang sama, sehingga perlu adanya fasilitas dan sarana yang sama.

13. Angka Pernikahan Usia Muda Rendah

Salah satu wujud dengan adanya dampak positif dari perubahan sosial angka perkawinan masyarakat menjdi lebih rendah. Hal ini lantaran masyarakat sudah mulai berfikir lebih mementingkan pendidikan atau soft skill sehingga mempengaruhi angka pernikahan usia muda.

14. Kebebasan dalam Berpendapat

Dampak postif yang dapat dimbil dari perubahan sosial adalah kebebasan dan berpendapat yang dilakukan olah setiap orang tanpa batas. Kebebasan ini di dapatkan karena adanya kemjun dibidang teknologi. Misalnya saja memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan endapat, baik melalui facebook, twitter, ataupun menyampaikan pendapat melalui media sosial lainnya.

Dampak Negatif Perubahan Sosial Budaya

Dmpak negatif perubagan sosial budaya
From ; Khanfarkhan.com

Dampak negatif dengan adanya perubahan sosial banyak menimbulkan kerugian oleh masyarakat. Kerugian tersebut bisa berupa material maupun non material. Dampak negatif perubahan sosial pun sangatlah perlu dievaluasi dan diwaspadai agar dapat mengubah kondisi masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Berikut adalah dampak negatif perubahan sosial diantaranya sebagai berikut :

1. Terjadi Disintegrasi Sosial

Revolusi adalah salah satu faktor pemicu disintegrasi (perpecahan) sosial dalam masyarakat. Revolusi yang disertai tindak kekerasan dapat mendorong perpecahan dalam masyarakat. Masyarakat menjadi terpecah belah karena mendukung kepentingan suatu kelompok atau golongan.

Selain revolusi, kesenjangan sosial antar suku bangsa juga dapat menimbulkan disintegrasi sosial. Disintegrasi yang terjadi dapat mengakibatkan kesenjangan sosial yang merupakan salah satu dampak tidak berfungsinya lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat.

2. Peningkatan Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja sejatinya juga dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan sosial. Meniru nilai-nilai kebebasan budaya Barat diadopsi tanpa menyesuaikan kondisi kebudayaan kita sendiri. Contoh kenakalan remaja yang menjadi dampak negatif adalah tawuran, pemerasan, adanya geng motor, seks bebas, penggunaan obat-obatan terlarang, serta pornografi.

3. Terjadi Kerusakan Lingkungan

Perubahan sosial sering kali diikuti dengan peningkatan kegiatan produksi dan konsumsi dalam masyarakat. Kegiatan tersebut dapat mengancam keberlangsungan ekosistem alam. Intensitas kegiatan ekonomi masyarakat yang melampaui batas menyebabkan bahaya laten dan kegiatan tersebut.

Sejumlah pakar atau para ahli dalam sosiologi banyak menyebutkan penipisan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan terjadi akibat perubahan sosial. Banjir, tanah longsor, dan pembakaran hutan dapat terjadi akibat eksploitasi berlebihan terhadap alam.

4. Eksistensi Adat Istiadat Berkurang

Nilai adat istiadat semakin ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Nilai-nilai tradisi mulai ditinggalkan dan digantikan dengan nilai-nilai kebudayaan modern.

Kondisi tersebut pada dasarnya secara cepat atau lambat sekalipun akan dapat menghilangkan jati diri bangsa yang memang selalu tak terpisahkan dengan adat istiadat atau budaya yang ada dalam kehidupan bermasyarakat.

5. Tidak Berfungsinya Lembaga Sosial Secara Optimal

Lembaga sosial yang tidak berfungsi secara optimal berkaitan dengan pola kepemimpinan anggota masyarakat yang menyalahgunakan kedudukan dan wewenang. Tindakan itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Salah satu contoh tidak berfungsinya Iembaga hukum secara optimal adalah lembaga hukum yang tidak melaksanakan peradilan secara baik karena praktik suap. Oknum peradilan yang melakukan tindakan tersebut bertujuan agar dapat memperbaiki standar atau taraf hidup. Cara memperoleh uang secara tidak jujur disebut korupsi.

Kondisi seperti itu menimbulkan opini publik bahwa hukum yang kemudian banyak yang meragukan keberadaan bahkan dalam istilah lain menyebabakn adanya perkataan bahwa hukum dapat dapat dibeli.

6. Terjadi Cultural Shock

Cultural shock merupakan keadaan masyarakat yang merasa kebingungan, terkejut, gelisah, keliru terhadap kebudayaannya.

Keadaan dapat dipahami karena perubahan dalam waktu singkat akan membingungkan masyarakat jika masyarakat tidak dapat segera beradaptasi.

7. Terjadi Kesenjangan Budaya (Cultural Lag)

Cultural lag terjadi ketika budaya materiel berubah lebih cepat dari pada budaya non material sehingga menciptakan kesenjangan antara dua komponen budaya. Adanya kesenjangan budaya didalam masyarakat dapat menyebabkan terjadinya permasalahan sosial.

Sebagai contoh terjadinya kesenjangan budaya adalah adanya internet yang kemudian disalahgunakan untuk melakukan tindak kejahatan dan melanggar hukum yang ada.

8. Terjadi Anomi

Anomi adalah istilah yang diperkenalkan oleh Emile Durkheim untuk menggambarkan keadaan kacau, tanpa peraturan. Keadaan tanpa peraturan tersebut dapat disebabkan oleh perubahan sosial.

Seperti contoh, perang menyebabkan nilai dan norma masyarakat memudar karena lembaga sosial tidak berfungsi secara optimal. Sementara itu, masyarakat belum mampu menciptakan nilai dan norma baru yang berfungsi sebagai pedoman berperilaku.

Semoga penjelasan mengenai dampak perubahan sosial budaya positif maupun negatif semoga bermanfaat dan bisa menambahkan wawasan untuk kalian semua. Terimakasih

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: