pengertian akulturasi

Pengertian Akulturasi: Jenis, Faktor, Dampak, Beserta contohnya

Pengertian akulturasi – Sebuah perilaku yang dimiliki oleh manusia yang berjalan dalam kehidupan sehari-hari atau interaksi sosial baik itu individu maupun kelompok.

Hal ini berjalan karena manusia sebagai makhluk yang sosial yaitu tidak bisa hidup terlepas dari pengaruh lingkungan sosial.

Bentuk-bentuk interaksi sosial terbagi menjadi dua bagian yaitu pertama berupa asosiatif seperti kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi. kedua yaitu bersifat disosiatif seperti persaingan, kontraversi, pertikaian, dan adanya konflik sosial.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang pengertian akulturasi secara lengkap  dan jelas. Mari kita simak di bawah ini.

Pengertian Akulturasi

pengertian akulturasi
By: Kompas.id

Apa yang dimaksud dengan akulturasi itu?

Akulturasi secara umum adalah suatu proses sosial  yang mana akan  terjadinya sebuah interaksi antara dua budaya yang berbeda sehingga dapat mengakibatkan terbentuknya suatu budaya baru, namun unsur dan sifatnya budaya asli masih tetap ada.

Ada pendapat lain yang mengartikan akulturasi merupakan proses sosial yang mana seseorang atau  sebuah kelompok dari satu budaya tertentu mengadopsi praktik dan nilai-nilai bdaya lain yang berbeda, namun tetap mempertahankan budaya sendiri.

Akulturasi merupakan suatu proses yang dilakukan seseorang atas penerimaan atau pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing untuk menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok atau masyarakat tertentu tanpa menghilangkannya ciri khas kebudayaan aslinya.

Proses akulturasi biasanya terjadi  pada kelompok-kelompok minoritas  atau imigran yang secara budaya atau etnis berbeda dari masyarakat mayoritas di tempat mereka berimigrasi.

Tetapi, proses akulturasi juga terjadi pada budaya masyarakat yang mayoritas yang mengadopsi unsur budaya masyarakat yang minoritas karena adanya suatu interaksi di tingkat individu dan kelompok, baik secara langsung, melalui media, seni, atau juga dengan menggunakan sastra.

Pengertian Akulturasi Menurut Para Ahli

Agar kita lebih memahami tentang pengertian akulturasi, maka kita dapat melihat dari pengertian akulturasi menurut para ahli yaitu sebagai berikut:

koentjaraningrat

Menurut beliau akulturasi adalah proses sosial yang terjadi bila sayarat terbentuknya kelompok sosial dengan kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan kebudayaan asing yang berbeda. Lalu kemudian lambat laut diterima tanpa hilangnya kepribadian dari kebudayaan itu.

John. W. Berry

 John. W. Berry berpendapat bahwa, akulturasi merupakan serangkaian proses perubahan sosial budaya yang disebabkan karena kontrak antara kelompok serta anggotanya masing-masing.

Hasyim

Hasyim memberikan pendapat bahwa secara sederhana perihal akulturasi, menurutnya akulturasi adalah penyatuan antara dua budaya yang berbeda yang terjadi dalam kehidupan secara serasi dan damai.

Soyono

Dalam perspektifnya suyono menjelaskan akulturasi adalah proses pengambilan atau penerimaan beberapa unsur kebudayaan yang bersumber dari interaksi beberapa kebudayaan yang saling bertemu dan berhubungan.

Kesimpulan dari akulturasi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa akulturasi merupakan dua jenis kebudayaan yang hidup secara berdampingan dalam kurun waktu yang lama.

Kemudian kedua unsur itu memunculkan sebuah kebudayaan baru tanpa meninggalkan ciri khas kebudayaan yang sebelumnya melalui proses pembelajaran terlebih dahulu.

Syarat-syarat Kebudayaan Asing atau Baru Mudah untuk Diterima

Kebudayaan asing atau baru untuk mudah diterima didalam masyarakat mempunyai beberapa  syarat diantaranya sebagai berikut :

  1. Tidak memiliki halangan geologis, seperti contoh daerahnya yang sulit untuk dijangkau.
  2. Kebudayaan baru atau datang dapat memberikan manfaat lebih besar dari pada kebudayaan yang lama.
  3. Mempunyai kesiapan atau ketrampilan tertentu.
  4. Mempunyai kemiripan atau persamaan dengan budaya yang lama.
  5. Bersifat kebendaan.

Faktor Penyebab Akulturasi

Faktor penyebab akulturasi
From : Klikberita.co.id

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi  akulturasi yang terjadi didalam masyarakat. Beberapa fakor yang dapat mempengaruhi akulturasi antara lain sebagai berikut :

1. Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya akulturasi yang bersumber dari dalam masyarakat itu sendiri. Beberapa faktor internal tersebut antara lai sebagai berikut:

  • Penduduk yang semakin bertambah dan berkurang karena adanya kelahiran, kematian, dan juga migrasi.
  • Adanya penemuan-penemuan baru yang berada di berbagai bidang yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.
  • Adanya proses penyempurnaan (inovasi) terhadap penemuan-penemuan baru sehingga dapat menambah atau mengganti sesuatu yang ada didalam masyarakat.
  • Terjadinya konflik didalam masyarakat, baik itu individu maupun kelompok.
  • Terjadinya pemberontakan atau revolusi pada suatu negara.

2. Faktor eksternal

Faktor eksternal adalah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya akulturasi yang bersumber dari luar. Adapun beberapa faktor eksternal tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  • Terjadinya perubahan alam yang dapat mempengaruhi kehidupan didalam masyarakat.
  • Terjadinya peperangan pada suatu negara.
  • Adanya pengaruh kebudayaan asing melalui difusi (penyebaran budaya), akulturasi dan juga asimilasi.

Bentuk-Bentuk Akulturasi

Bentuk -bentuk akulturasi
From ; Lihat berbagai ilmu online

Akulturasi juga mempunyai beberapa bentuk yang terjadi didalam masyarakat. Adapun bentuk akulturasi yaitu sebagai berikut:

  • Subsitusi : Yaitu suatu proses yang mana penggantian budaya yang lama diganti dengan unsur budaya yang baru dengan memberikan nilai tambah bagi penggunanya.
  • Sinkretisme : Yaitu suatu proses  terbentuknya suatu sistem baru sebagai akibat perpaduan unsur budaya lama dengan unsur budaya baru. Sinkretisme dapat terjadi sistem keagamaan.
  • Penambahan (addition) : Yaitu sebuah proses pemberian nilai tambahan terhadap unsur budaya lama dengan unsur kebudayaan yang baru.
  • Penggantian (deculturation) : Yaitu sebuah proses akulturasi yang mana unsur budaya yang lama akan di gantikan unsur budaya yang baru. Seperti contoh: delman yang digantikan oleh angkutan umum.
  • Originasi : Yaitu sebuah proses masuknya unsur budaya baru yang memberikan perubahan besar terhadap kehidupan masyarakat.
  • Penolakan (rejection) : Yaitu penolakan terhadap budaya baru yang mana budaya baru dianggap akan memberikan dampak yang negatif kepada masyarakat karena masyarakat tidak siap atau tidak setuju dengan pembauran budaya tersebut.

Dampak Akulturasi

Ada beberapa sikap dan perilaku masyarakat akan adanya akulturasi. Beni Ahmad Saebani (2012:191), berpendapat bahwa dampak akulturasi sebagai berikut:

  • Terjadinya perubahan terhadap cara pandang individu mengenai kehidupan masyarakat. Contoh: berubahnya cara berkomunikasi yang dulu dengan yang sekarang. Dulu secara langsung orang biasnya berkomunikasinya secara langsung kalau sekarang berkomunikasinya bisa melalui berbagai media seperti; telepon, pesan singkat, media sosial.
  • Terjadinya perubahan dalam hubungan sosial masyarakat semakin  terbuka luas. Seperti penggunaan smartphone di semua lapisan masyarakat.
  • Terjadinya perubahan mentalitas, rasa malu, dan keahlian masyarakat. Seperti adanya permasalahan hak dan tanggung jawab wanita dan pria dalam berbagai bidang, lebih khususnya pada hak politik.

Hasil dan Contoh Akulturasi

Hasil dan contoh akulturasi
From : boleh merokok

Akulturasi terjadi di berbagai bidang kehidupan dalam masyarakat. Berikut merupakan beberapa contoh akulturasi yang terjadi didalam berbagai bidang masyarakat antara lain sebagai berikut :

1. Seni Bangunan

Akulturasi yang terjadi dalam seni bangunan contohnya seperti bangunan masjid menara kudus (Masjid Al-aqsa) di Jawa Tengah, yang mana bangunannya merupakan perpaduan antara Jawa-Hindu dengan islam.

2. Seni Rupa

Perpaduan antara budaya India dan Indonesia terjadi melalui seni rupa, yaitu adanya patung Budha di candi Borobudur dan juga relief-relief yang dilukis dirumah panggung, perahu bercadik, dan hiasan merpati, yang merupakan karya seni asli indonesia.

3. Seni Sastra

Penyebaran agama islam di Indonesia merupakan contoh akulturasi yang mana tulisan Arab dapat berkembang menjadi tulisan Arab gundul atau Arab Melayu.

4. Sistem Pemerintahan

Kerajaan Hindu dan Budaya pada masa dulu memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap sistem pemerintahan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari adanya suatu jenjang pemerintahan dan perubahan kepala pemerintahan yang dulunya kepala suku menjadi seorang raja.

5. Dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh yang biasanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut ;

1. Model rambut

Baik itu pria atau pun wanita dapat dikatakan sebagai sebuah mahkota penunjang penampilan ataupun kemapanan. Perkembangan model rambut ini dari waktu ke waktu selalu berubah.

Perubahan pada model rambut biasanya di perankan oleh artis-artis atau publik figur dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Kita dengan mudahnya menerima dan melakukan perpaduan dalam jenis model rambut seperti rambut mohawk, jingkrak, atau sesuai dengan tren sekartang seperti model rambut undecut yang sekarang lagi naik daun.

2. Model Berpakaian

Contoh akulturasi tang terjadi dalam model berpakaian yaitu dapat kita lihat dalam model berpakain pengantin suku Betawi yang ada perpaduannya dengan budaya Arab dan Betawi.

Seperti contoh pada pakaian pengantin pria menggunakan sorban, jubah panjang, dan celana sedikit diatas mata kaki.

Sedangkan untuk pakaian pengantin wanita menggunakan penutup wajah dan syangko dan bajunya yang bermodel encim serta roknya panjang yang merupakan akulturasi dari budaya China.

6. Budaya Asing Lainnya

Masih ada lagi beberapa budaya asing lainnya yang di terapkan di Indonesia yang menjadi penyebab akulturasi, diantaranya Angpaw (Tiongkok), Hallowen (Eropa), Valentine ( Eropa), dan lain-lain.

Demikian penjelasan singkat diatas semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan untuk kalian semua. Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: