evaluasi secara umum

√Pengertian Evaluasi, Tujuan, Fungsi, dan Jenisnya

Pengertian evaluasi – Sepertinya kata evaluasi sudah tidak asing lagi untuk didengar telinga, terutama oleh anak muda.

Evaluasi biasanya di lakukan ketika selesai melakukan kegiatan sehari-hari dan tentunya dalam hal itu akan dilakukan penilaian yang didasarkan pada prinsip pengukuran.

Tetapi masih banyak orang yang belum bisa mengartikan secara tepat. Biasanya arti evaluasi selalu diidentifikasikan dengan penilaian, karena adanya proses pengukuran penilaian termasuk didalamnya.

Agar dapat memahami lebih lanjut mari kita simak berikut ini!

Pengertian Evaluasi Secara Umum

 

Pengertian Evaluasi merupakan pengukuran dan perbaikan dalam kegiatan yang dilaksanakan, seperti membandingkan hasil-hasil kegiatan yang telah dibuatnya.

Tujuannya adalah untuk dapat terselenggaranya rencana-rencana yang telah dibuat untuk mencapai tujuan.

Ada lagi yang mengartikan evaluasi adalah suatu proses perbandingan dan pengukuran dari hasil akhir yang telah tercapai dengan hasil-hasil yang seharusnya tercapai.

Pendapat lain mengatakan bahwa arti evaluasi adalah suatu kegiatan mengumpulkan informasi mengenai kinerja sesuatu (metode, manusia, peralatan), dimana informasi tersebut akan dipakai untuk menentukan alternatif terbaik dalam membuat keputusan.

Evaluasi sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas, baik dalam lingkup individu, kelompok, dan juga lingkungan kerja.

Informasi yang dapat diperoleh dari proses evaluasi antara lain sebagai berikut :

  1. Tingkat kemajuan suatu kegiatan.
  2. Tingkat pencapaian suatu kegiatan sesuai dengan tujuannya.
  3. Hal-hal yang harus dilakukan di masa mendatang.

Pengertian Evaluasi Menurut Pendapat Para Ahli

Selain pengertian evaluasi secara umum seperti yang dijelaskan diatas, para ahli dan pakar juga memiliki pendapat yang berbeda-beda dalam mengartikan evaluasi.

Adapun pengertian evaluasi menurut para ahli antara lain sebagai berikut :

1. Anne Anastasi

Menurut Anne Anastasi (1978), arti evaluasi ialah suatu proses sistematis untuk menentukan sejauh mana tujuan instruksional tersebut dicapai oleh seseorang.

Evaluasi merupakan kegiatan atau aktivitas untuk menilai sesuatu secara terencana, sistematik, serta juga terarah dengan berdasarkan tujuan yang jelas.

2. Sajekti Rusi

Menurut Sajekti Rusi (1988), pengertian evaluasi merupakan suatu proses menilai sesuatu, yang mencakup deskripsi tingkah laku siswa baik itu dengan secara kuantitatif (pengukuran) atau juga kualitatif (penilaian).

3. Suharsimi Arikunto

Menurut Suharsimi Arikunto (2003), arti evaluasi ini merupakan serangkaian kegiatan atau aktivitas yang bertujuan untuk dapat mengukur tingkat keberhasilan pada suatu program pendidikan.

4. A.D Rooijakkers

A.D Rooijakkers mengemukakan pendapat mengenai pengertian evaluasi ini merupakan suatu usaha atau proses didalam menentukan nilai-nilai.

Secara khusus evaluasi atau penilaian tersebut juga diartikan ialah sebagai proses pemberian nilai dengan berdasarkan data kuantitatif hasil pengukuran untuk keperluan pengambilan keputusan.

5. Norman E. Gronlund

Menurut Norman E. Gronlund (1976), evaluasi ini ialah suatu proses yang sistematis untuk dapat menentukan atau juga membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran itu sudah dicapai siswa

6. Abdul Basir

Menurut Abdul Basir (1996), arti evaluasi merupakan suatu proses pengumpulan data yang deskriptif, informative, prediktif, dilaksanakan dengan secara sistematik serta juga bertahap untuk dapat menentukan kebijaksanaan dalam usaha memperbaiki pendidikan.

7. William A. Mehrens dan Irlin J. Lehmann

William A.Mehrens dan Irlin J. Lehmann (1978)memberikan pendapat mengenai pengertian evaluasi ini merupakan suatu proses merencanakan, memperoleh, serta juga menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk dapat membuat alternatif-alternatif keputusan.

Tujuan Evaluasi

tujuan evaluasi
From : Rumahpendidikan.id

Dilakukannya evaluasi tentunya juga memiliki tujuan, tentunya ada hal-hal yang ingin dicapai dalam melakukan kegiatan ini.

Berikut adapun beberapa tujuan evaluasi antara lain adalah sebagai berikut :

  • Untuk dapat mengetahui seberapa baik tingkat penguasaan seseorang terhadap kompetensi yang telah ditetapkan.
  • Agar dapat mengetahui seberapa kesulitan yang dialami seseorang dalam kegiatannya sehingga dapat dilakukan diagnosis dan kemungkinan memberikan remedia teaching.
  • Untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas suatu metode, dan sumber daya lainnya dalam melakukan suatu kegiatan.
  • Sebagai umpan balik dan informasi penting dalam pelaksanaan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang mana hal tersebut dapat dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengambil keputusan dimasa mendatang.

Fungsi Evaluasi

Kalau kita sudah mengerti pengertian evaluasi diatas, tentunya kita juga harus mengerti apa fungsi evaluasi dong. Evaluasi memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut :

1. Fungsi Selektif

Fungsi selektif adalah fungsi yang dapat menyeleksi seseorang apakah memiliki komptensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Misalnya; menentukan seseorang diterima kerja atau tidak, menentukan seseorang naik jabatan atau tidak, dan lainnya.

2. Fungsi Diagnosa

Fungsi diagnosa bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seseorang dalam bidang kompetensi tertentu. Contohnya untuk dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan seorang siswa dalam bidang studi yang telah didapatkan disekolah.

3. Fungsi Penempatan

Fungsi penempatan bertujuan untuk mengetahui di mana posisi terbaik seseorang dalam suatu bidang tertentu. Contohnya untuk dapat mengetahui posisi terbaik seorang karyawan yang sesuai dengan bidangnya di dalam suatu perusahaan.

4. Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Maka dari itu, evaluasi juga memiliki fungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam suatu program, termasuk metode yang dipakai, penggunaan sarana, dan pencapaian tujuan.

Tahap-Tahap Evaluasi

tahap-tahap evaluasi
From : Saturadar.com

Pada umumnya evaluasi memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan. Walaupun tidak selalu sama, tetapi tahapan-tahapan inti sangatlah penting untuk dilakukan, untuk mengingatkan hasil akhir dari proses jalannya evaluasi itu sendiri.

Adapun tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Menentukan Apa Saja yang Akan Dievaluasi

Dalam segala kegiatan yang dilaksanakan, di segala bidang yang hasil akhirnya selalu berkaitan dengan evaluasi.

Evaluasi sendiri dapat mengacu pada suatu program kerja atau kegiatan lainnya yang mana terdapat aspek-aspek yang dapat dan perlu dievaluasi.

Tetapi, secara umum hal-hal yang diprioritaskan untuk dievaluasi adalah hal-hal yang menjadi kunci utama untuk menuju sukses.

2. Merancang Kegiatan Evaluasi

Nah, sebelum kita melakukan kegiatan evaluasi dalam suatu kegiatan kerja tentunya kita harus merencanakan terlebih dahulu.

Seperti mendesain dulu seperti apa yang harus dilaksanakan, data-data apa saja yang harus diperlukan, tahap-tahap kerja apa saja yang dilalui, dan siapa saja yang dilibatkan serta semua harus jelas sebelum kegiatan evaluasi dilaksanakan.

3. Pengumpulan Data Evaluasi

Setelah kita melakukan perancangan kegiatan dan menyiapkan apa saja yang diperlukan. Tahap selanjutnya yaitu pengumpulan data, tahan pengumpulan data dilakukan secara efisien dan efektif, yaitu sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku dan juga sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

4. Analisis Data dan Pengolahannya

Setelah data dikumpulkan maka tahap selanjutnya adalah menganalisis data yang telah diterima.

Cara pengolahannya bisa berupa pengelompokan agar dapat dianalisis dengan mudah dengan menggunakan alat analisis yang sesuai dengan alatnya.

Sehingga dapat menghasilkan fakta-fakta yang terpercaya setelah itu hasil analisis data akan dibandingkan dengan harapan atau rencana awal.

5. Pelaporan Hasil Evaluasi

Tahap yang terakhir yaitu pelaporan hasil evaluasi. Agar pelaporan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Maka, hasil evaluasi harus di dokumentasi secara tertulis agar dapat dibaca dan di manfaatkan sebagaimana mestinya.

Jenis-Jenis Evaluasi

jenis evaluasi
From : Seputarilmu.com

Evaluasi dibedakan menjadi 2 jenis yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Evaluasi Formatif

Evaluasi formatif merupakan suatu penilaian terhadap hasil-hasil yang telah dicapai selama masih dilaksanakannya suatu kegiatan atau program kerja.

Pada umumnya, pelaksanaan evaluasi ini dilakukan secara rutin setiap bulan atau setiap tahun. Sesuai dengan keperluan informasi hasil penilaian.

Manfaatnya, dapat memberikan umpan balik terhadap manajer terkait program kemajuan hasil yang telah dicapai serta hambatan-hambatan yang telah dilalui selama berlangsungnya suatu kegiatan atau program kerja tersenut.

2. Evaluasi Sumatif

Evaluasi sumatif merupakan suatu penilaian terhadap hasil-hasil yang telah dicapai selama melakukan kegiatan atau program kerja,secara keseluruhan dari awal kegiatan hingga akhir.

Waktu pelaksanaan kegiatan evaluasi ini sendiri dilakukan pada saat akhir kegiatan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan oleh suatu kegiatan atau suatu program kerja.

Seperti program kerja atau kegiatan yang memiliki jangka waktu tiga bulan, maka evaluasi sematif juga akan dilaksanakan menjelang akhir bulan tersebut.

Evaluasi ini yang menilai suatu kegiatan atau program kerja yang dilakukan setelah projek berakhir dan diperhitungkan dampaknya yang sudah terlihat nyata.

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: