pengertian kearifan lokal

√Pengertian Kearifan Lokal, Ciri-Ciri, Bentuk, Fungsi dan Contohnya

Pengertian kearifan lokal – Jika mendengar tentang istilah kearifan lokal, mungkin kalian semua sudah tidak merasa asing lagi kan?

Pada umumnya kearifan lokal akan berkaitan dengan kebudayaan yang khas yang melekat pada satu wilayah tertentu. Kearifan lokal akan menjadi potensi keunggulan yang bisa menjadi karakteristik suatu daerah. Salah satu contoh kearifan lokal adalah tingginya tingkat solidaritas dan kepekaan terhadap lingkungan sosial.

Pengertian kearifan lokal merupakan sebuah tema humaniora yang diajukan untuk memulihkan peradapan dari krisis modernitas.

Ia diunggulkan sebagai “pengetahuan” yang ” benar” berhadapan yang standar “saintisme” modern yang merupakan semua pengetahuan yang didapatkan dengan cara pendekatan positivisme (suatu cara pengetahuan yang diperoleh melalui observasi gejala untuk mencari-cari hukum-hukumnya).

Pengertian Kearifan lokal

pengertian kearifan lokal
nasabamedia
Ada yang tau nggak apa itu kearifan lokal?

Nah, pengertian kearifan lokal, jika kita lihat dari kamus bahasa inggris indonesia, kearifan lokal berasal dari 2 kata yaitu wisdom (kearifan) dan local (lokal).

Wisdom artinya kebijaksanaan dan local yang artinya setempat. Dalam artian lain yaitu local wisdom atau kearifan lokal merupakan gagasan, nilai, pandangan lokal yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam yang di ikuti oleh anggota masyarakat.

Ada juga yang mengartikan kearifan lokal merupakan bagian dari suatu budaya masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri.

Biasanya kearifan lokal ini akan diwariskan secara turun temurun melalui cerita dari mulut ke mulut. Kearifan lokal berada dalam cerita rakyat, peribahasa, lagu dan juga permainan rakyat.

Kearifan lokal merupakan pengetahuan yang ditemukan masyarakat lokal yang di pahamkan terhadap budaya dan keadaan alam suatu tempat.

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Ahli

pengertian kearifan lokal
From :KajianPustaka.com

Agar kita dapat memahami lebih jelas apa itu kearifan lokal, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa para ahli tentang pengertian kearifan lokal. Berikut ini penjelasan mengenai pengertian menurut para ahli antara lain:

1. Haryati Soebadio

Mengatakan bahwa local genius adalah juga culture identity, identitas/kepribadian budaya bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai watak dan kemampuan sendiri (Ayatrohaedi (1986) dan Saragih (2013)).

2. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009

Memberikan pengertian kearifan lokal, yaitu nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat antara lain untuk melindungi dan mengolah lingkungan hidup secara lestari.

3. Rahyono (2009)

Menurutnya pengertian kearifan lokal merupakan kecerdasan manusia yang dimiliki oleh kelompok etnis tertentu yang diperoleh melalui pengalaman masyarakat. Artinya, kearifan lokal di sini adalah hasil dari masyarakat tertentu melalui pengalaman mereka dan belum tentu dialami oleh masyarakat yang lain.

4. Apriyanto (2008)

Pengertian kearifan lokal adalah berbagai nilai yang diciptakan, dikembangkan dan dipertahankan oleh masyarakat yang menjadi pedoman hidup mereka.

5. Paulo Freire (1970)

Menurutnya pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu konkret dengan apa yang mereka hadapi. Hal ini sebagaimana Paulo Freire, seorang filsuf pendidikan dalam bukunya Cultural Action for Freedom (1970), menyebutkan dengan dihadapkannya pada problem dan situasi konkret yang dihadapi, peserta didik akan semakin tertantang untuk menanggapinya secara kritis. Oleh karena itu di perlukan adanya integrasi ilmu pengetahuan dengan kearifan lokal.

6. Warigan (2011)

Menurutnya nilai-nilai yang ada kearifan lokal di Indonesia sudah terbukti turut menentukan kemajuan masyarakatnya.

7. Al Musafiri, Utaya & Astina (2016)

Dalam penelitian yang dilakukan, menyebutkan bahwa kearifan lokal memiliki peran untuk mengurangi dampak globalisasi dengan cara menanamkan nilai-nilai positif kepada remaja. Penanaman nilai tersebut didasarkan pada nilai, norma serta adat istiadat yang dimiliki setiap daerah.

8. Sibarani (2012)

Kearifan lokal merupakan suatu bentuk pengetahuan asli dalam masyarakat yang berasal dari nilai luhur budaya masyarakat setempat untuk mengatur tatanan kehidupan masyarakat atau dikatakan bahwa kearifan lokal.

Baca Juga : Pengertian westernisasi

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

pengertian kearifan lokal
From ;seputarilmu.com

Adapun ciri-ciri kearifan lokal adalah sebagai berikut ini:

  1. Mempunyai kemampuan mengendalikan.
  2. Merupakan benteng untuk pertahanan dari pengaruh budaya luar.
  3. Mempunyai kemampuan mengakomodasi budaya luar.
  4. Mempunyai kemampuan memberi arah perkembangan budaya.
  5. Mempunyai kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dengan budaya asli.

Lalu, Apa Saja Fungsi Kearifan Lokal?

pengertian kearifan lokal
From : MMC Kalteng

Nah, beberapa fungsi kearifan lokal yaitu sebagai berikut ini :

  • Berfungsi untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam
  • Berfungsi untuk pengembangan sumber daya manusia, misalnya berkaitan
  • dengan upacara daur hidup, konsep kanda pat rate.
  • Berfungsi untuk pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya pada upacara saraswati, kepercayaan dan pemujaan pada pura Panji.
  • Berfungsi sebagai petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.
  • Bermakna sosial misalnya upacara integrasi komunal/kerabat.
  • Bermakna sosial, misalnya pada upacara daur pertanian.
  • Bermakna etika dan moral, yang terwujud dalam upacara Ngaben dan penyucian roh leluhur.
  • Bermakna politik, misalnya upacara ngangkuk merana dan kekuasaan patron client.

Bentuk Kearifan Lokal

pengertian kearifan lokal
From : brilio.net

Bentuk kearifan lokal dibedakan menjadi 2 kategori antara lain sebagai berikut:

A. Kearifan lokal yang berwujud nyata (Tangible)

Adapun kearifan lokal yang berbentuk nyata antara lain adalah :

1. Tekstual 

Beberapa jenis kearifan lokal seperti sistem nilai, tata cara, ketentuan khusus, yang dapat dituangkan ke dalam bentuk catatan tertulis yang ditemui dalam kitab tradisional primbon, kalender, dan prasi atau budaya menulis di atas lembaran atau daun.

2. Bangunan/ Arsitektur

3. Benda cagar budaya/ Tradisional (karya seni), Contonya keris, batik, dan lain sebagainnya.

B. Kearifan Lokal yang Tidak Berwujud (Intangible)

Kearifan lokal yang tidak berwujud seperti petuah yang disampaikan secara turun temurun bisa dalam bentuk nyanyian dan kidung yang mengandung nilai ajaran tradisional.

Dengan petuah atau bentuk kearifan yang tidak terlihat lainnya, nilai sosial yang disampaikan secara verbal dari generasi ke generasi.

Berikut merupakan contoh kearifan lokal yang mengandung etika lingkungan orang-orang sunda antara lain :

  • Hirup katungkul ku pati, paeh teu nyaho di mangsa (Segala sesuatu ada batasannya termasuk sumberdaya alam dan lingkungannya).
  • Kudu inget ka bali geusan ngajadi (Manusia bagian dari alam, harus mencintai alam, tidak terpisah sari alam).

Ruang Lingkup Kearifan Lokal

Kearifan adalah fenomena yang luas dan komprehensif karena ruang lingkup kearifan lokal sangatlah banyak dan sangat beragam sehingga tidak dibatasi oleh ruang.

Kearifan lokal sangatlah menekankan pada tempat dan lokalitas dari kearifan tersebut sehingga tidak harus suatu kearifan yang belum muncul dalam suatu komunitas sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan, alam dan interaksi dengan masyarakat dan budaya lainnya.

Contoh Kearifan Lokal

pengertian kearifan lokal
From : Infokekinian.com

Adapun contoh kearifan lokal antara lain sebagai berikut:

1. Hutan Larangan Adat (Riau)

Bentuk dari kearifan lokal ini dibuat bertujuan untuk masyarakat sekitar dapat sama-sama melestarikan hutan disana, yang mana ada peraturan untuk tidak boleh menebang pohon di hutan tersebut dan jika ada yang melanggarnya akan dikenakan denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar 6.000.000,00,- .

2. Awig-Awig (Lombok Baratdan Bali)

Awig merupakan aturan adat yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk bertindak dan bersikap terutama dalam hal berinteraksi dan mengolah sember daya alam dan lingkungan di daerah Lombok dan Bali.

3. Cingcowong (Sunda/ Jawa Barat)

Cingcorong adalah upacara yang di gunakan untuk meminta hujan, biasanya tradisi cingcowong dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Luragung yang di gunakan untuk budaya serta menunjukkan bagaimana suatu permintaan kepada yang maha kuasa apabila tanpa adanya patuh terhadap perintah yang maha kuasa.

4. Bebie (Muara Enim-Sumatera Selatan)

Bebie merupakan tradisi menanam dan memanen secara berjamaah atau bersama-sama yang bertujuan supaya panen padi cepat selesai, dan setelah selesai panen akan diadakan perayaan sebagai bentuk syukur atas panen yang sukses.

Demikian penjelasan mengenai pengertian kearifan lokal, ciri-ciri kearifan lokal, bentuk kearifan lokal, fungsi kearifan lokal beserta contohnya di masyarakat. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan pengetahuan kalian semua. Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: