pengertian lingkungan sosial

Pengertian Lingkungan Sosial, Faktor, Jenis, Ciri dan Contohnya

Pengertian lingkungan sosial – Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak akan terlepas dari lingkungan sosial. Sebenarnya apa yang dimaksud lingkungan sosial itu?

Nah, pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai pengertian lingkungan sosial, jenis, ciri-ciri, dan juga contohnya.

Bagaimana penjelasanya simak berikut ini !

Pengertian lingkungan sosial adalah aspek yang paling penting yang dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap individu atau suatu kelompok  masyarakat untuk senantiasa dapat berperilaku maupun berperilaku maupun bertindak serta memungkinkan perubahan-perubahan dari perilaku setiap individu.

Lingkungan sosial yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari sangatlah beragam yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, lingkungan sebaya, dan lingkungan tetangga.

Dalam hal ini lingkungan keluarga merupakan lingkungan yang paling utama dan yang paling utama dari seorang individu yang di jumpai sejak lahir.

Baca juga; Pengertian westernisasi

Pengertian Lingkungan Sosial Menurut Para Ahli

lingkungan sosial menurut para ahli
From : pixabay

Agar kita dapat memahami lebih lanjut tentang pengertian lingkungan hidup matilah kita simak pengertian lingkungan hidup menurut para ahli sebagai berikut:

1. Menurut Stroz

Stroz memberikan pendapat bahwa pengertian lingkungan hidup adalah semua kondisi di sekitar lingkungan hidup yang mana terdapat cara-cara tertentu yang dapat mempengaruhi tingkah laku suatu individu, termasuk pertumbuhan dan perkembangan dalam proses kehidupan, serta dapat pula dipandang sebagai bekal persiapan lingkungan bagi generasi yang selanjutnya.

2. Menurut Amsyari

Amsyari memberikan pendapat tentang pengertian lingkungan hidup yaitu suatu individu atau kelompok lain yang berada di sekitar kehidupan masyarakat, seperti tetangga, teman-teman, termasuk juga orang lain di sekitarnya yang belum dikenal atau juga masyarakat umum yang berada diluar lingkungan kita.

3. Menurut Purwanto

Purwanto mengartikan lingkungan yaitu setiap orang atau individu yang saling mempengaruhi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sebuah lingkungan sosial, manusia membentuk pengelompokan sosial antar sesama dalam upaya untuk dapat mempertahankan hidup dan mengembangkan kehidupan.

Dalam suatu kehidupan sosial manusia juga memerlukan organisasi seperti sekolah, kelompok masyarakat dan lain-lain.

Faktor-Faktor Lingkungan Sosial

faktor lingkungan sosial
From : pixabay

Lingkungan sosial juga memiliki faktor-faktor atau komponen lingkungan sosial, diantaranya adalah:

1. Pengelompokan sosial

Pengelompokan sosial adalah berbagai macam orang-orang yang dimana mereka membentuk persekutuan sosial yang dilandasi karena adanya suatu hubungan kekerabatan seperti keluarga marga dan lainnya.

2. Penataan sosial

Penataan sosial sangat penting guna mengatur suatu ketertiban dalam kehidupan di masyarakat.

Penataan tersebut berupa aturan-aturan yang digunakan sebagai pedoman untuk kerja sama dan pergaulan untuk setiap anggotanya.

Yang dimana setiap orang harus memiliki kedudukan yang jelas sehingga akan lebih jelas untuk mengetahui suatu kepentingan satu sama lainnya.

3. Pranata sosial

Biasanyan banyak pranata sosial yang dikembangkan melalui kepentingan penguasaan lingkungan pemukiman yang sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat yang bersangkutan.

Berbagai peraturan dikembangkan guna menyisihkan orang yang bukan anggota kesatuan sosial yang bersangkutan.

4. Kebutuhan sosial

Terbentuknya lingkungan sosial  atas keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Walaupun telah diketahui bahwa tidak semua kebutuhan seseorang dapat terpenuhi termasuk kebutuhan sosial.

Jenis-Jenis Lingkungan Sosial

jenis lingkungan sosial
From : pixabay

Adapun jenis lingkungan sosial dibedakan menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

1. Lingkungan Sosial Primer

Lingkungan sosial primer merupakan salah satu jenis lingkungan sosial yang mana terdapat sebuah hubungan yang erat antara anggota yang satu dengan anggota yang lain, dimana anggota yang satu mengenal baik dengan anggota yang lainnya.

2. Lingkungan Sosial Sekunder

Lingkungan sosial sekunder merupakan lingkungan sosial yang memiliki hubungan antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya memiliki jarak sehingga anggota yang satu dengan yang lainnya jurang akrab.

Ciri-Ciri Lingkungan Sosial

ciri-ciri lingkungan sosial
From : pixabay

Lingkungan sosial juga memiliki beberapa ciri-ciri antara lain sebagai berikut :

1. Segenap pihak diikutsertakan dan masing-masing mempunyai peran dan tanggung jawab

Ciri-ciri ini menandakan bahwa partisipasi dari masyarakat serta adanya tanggung jawab dan peranan menunjukkan lingkungan sosial yang interaktif. Masyarakat bisa menjadi lebih cenderung aktif peranannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas, guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya

ciri yang kedua ini ditandai dengan adanya tingkat perekonomian dalam aspek pendapatan masyarakat yang mencukupi, area tempat tinggal dan pemukiman yang sehat, aman dan layak serta adanya kesempatan kerja yang mendukung.

Laju pertumbuhan dan distribusi penduduk yang sesuai dengan daya dukung lingkungan dan daya tampung sosial, tingkat pendidikan penduduk dan juga tingkat kesehatan yang memadai.

3. Penghormatan terhadap hak-hak masyarakat serta modal sosial yang dikembangkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ciri lingkungan yang ini itu ditandai dengan adanya perlindungan hukum terhadap hak intelektual yang dimiliki seorang individu maupun kelompok dalam suatu masyarakat.

Contohnya nyatanya seperti melalui adanya hak paten, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat lokal (misalnya melalui peraturan daerah yang mengakomodasi perlindungan atas hak-hak masyarakat lokal.

Contoh Lingkungan Sosial

contoh lingkungan sosial
From : pixabay

Adapun untuk contoh lingkungan sosial yang didalam kehidupan seseorang, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Keluarga

Keluarga adalah salah satu bukti kongrit daripada lingkungan sosial di masyarakat. Keluarga merupakan lingkungan sosial yang tergolong dalam kategori primer lantaran untuk tahapan interkasinya dilakukan setiap saat.

Keluarga pulalah setidaknya seseorang bisa melakukan proses belajar mengajar pertama kali dalam kehidupannya.

Maka dari itu, keluarga adalah contoh lingkungan sosial yang paling nyata serta sering dilakukan setiap individu yang ada dalam suatu masyarakat. Misalnya saja;

  • Percakapan saat makan.
  • Proses meminta saran seorang anak ketika melanjutkan studi (pendidikan).
  • Dan kejadian-kejadian yang lainnya.

3. Masyarakat

Contoh lain dari lingkungan sosial yang mudah ditemukan setiap orang adalah di masyarakat. Hal ini sangatlah wajar sebab kehidupan seseorang setelah menempuh kedewasaan masyarakat menjadi sangat urgen keberadaan.

Adapun untuk bentuk kegiatan yang ada dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Musyawarah tentang kegiatan 17 Agustus-an.
  • Kegiatan gotong royong.
  • Kegiatan siskamling di lingkungan rumah.
  • Yasinan di lingkungan masyarakat yang sedang terkena musibah (meninggal dunia) atau sedang tasyakuran.
  • Dan lain sebagainya

3. Sekolah

Contoh lingkungan sosial yang pasti ditemukan dalam kehidupan seseorang ialah di dalam lembaga pendidikan. Yakni sekolah, hal ini terjadi lantaran sekolah memberikan distribusi panjang dalam kehidupan manusia.

Kongritnya, setiap orang yang bersekolah diyakini minimal 8 jam berada dalam kegiatan yang terpaut dengan sistem sekolahan, baik di tingkat TK, SD, SMP, SMA, sampai dengan perguruan tinggi.

Misalnya kegiatan yang ada didalam lingkungan sekolah ini, contohnya saja adalah sebagai berikut;

  1. Pemilihan ketua OSIS
  2. Pemilihan Ketua Kelas, Bendahara, dan Sekertaris
  3. Penjadwalan piket kelas
  4. Dan lain sebagainya.

Yang pasti dalam beragam proses kegiatan ke sekolah tersebut terjadilah syarat interaksi sosial yang kemudian menjadi pedoman dalam lingkungan sosial seseorang.

4. Ekonomi

Sedangkan untuk lingkungan sosial ekonomi ini dapat diartikan sebagai proses terciptanya hubungan yang bersifat sekunder artinya intensitas pertemuan tidak terjadi secara terus menerus.

Yang dimaksudkan dengan ekonomi ialah keadaan yang berhubungan dengan kebutuhan manusia saja, misalnya saja untuk lingkungan sosial ekonomi ini seperti ketika pergi ke pasar, koperasi, sampai berbelanja di warung klontong.

5. Budaya

Sebagaimana dalam lingkungan sosial ekonomi, dalam unsur budaya juga demikian keadaannya hanya dihitung bukan pada intensiteas hubungan masyarakatnya yang terus menerus. Akan tetapi lebih pada hubungan yang tercipta dalam simbolik tertentu.

Misalnya saja untuk dalam budaya seperti adanya festival batik atau tari sangar yang kesemua tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian seseorang pada sejarah serta kearifan lokal.

Dari beragam penjelasan diatas, dapatlah disimpulkan bahwa lingkungan sosial dalam kehidupan masyarakat akan senantiasa ada sehingga sangatlah pantas jikalau pembahasan ini dilakukan secara penuh dalam kajian sosiologi.

Tetapi apabila ditelisi lebih mendalam dalam lingkungan ini juga akan mengakibatkan dampak yang positif dan negatif.

Dampak ini memberikan kontribusi penuh pada seseorang dalam lingkungan sosialnya, misalnya saja untuk yang berdampak positif dalam lingkungan sosial ini seperti terjadinya motivasi tinggi untuk terus menerus belajar yang didapatkan dari sekolahan.

Sedangkan untuk yang berdampak negatif dalam lingkungan sosial ini misalnya saja adanya keadaan seseorang yang mengkonsumsi narkoba, lantaran dilakukan karena terpengaruhi oleh lingkungan masyarakat yang memiliki angkat kriminal yang cukup tinggi.

Demikian ulasan singkat mengenai Pengertian Lingkungan Sosial, Ciri, Jenis, dan Contohnya semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan untuk kalian semua. Terimakasih.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: