pengertian masyarakat

Pengertian Masyarakat: Ciri-Ciri, Unsur, Macam-macam dan Fungsi Masyarakat [lengkap]

Pengertian Masyarakat

Apa sih yang dimaksud dengan masyarakat ? Pengertian Masyarakat merupakan sekumpulan individu yang hidup secara bersama-sama disuatu wilayah dan membentuk sebuah sistem, baik semi terbuka maupun semi tertutup, yang mana interaksi yang terjadi didalamnya adalah antara yang telah ada di suatu kelompok tersebut.

Secara bahasa kata “Masyarakat” berasal dari bahasa arab yang yaitu “musyarak” yang berarti interaksi (hubungan).

Sehingga definisi masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup bersama-sama dalam lingkup yang sama dan saling berinteraksi dalam komunitas yang teratur.

Terbentuknya suatu masyarakat adalah karena setiap manusia menggunakan perasaan, pikiran, dan hasratnya untuk bereaksi terhadap lingkungannya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk hidup sosial yang secara kodrati saling membutuhkan satu sama lain.

Pengertian Masyarakat Menurut Ahli

pengertian masyarakat menurut para ahli
from : syedara.com

Agar kita lebih faham tentang devinisi masyarakat, berikut adalah beberapa pendapat menurut para ahli sebagai berikut :

1. Menurut Selo Soemardjan

Menurut Selo Soemardjan, mengatakan bahwa masyarakat sebagai orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

2. Menurut Karl Marx

Menurut Karl Marx, mengatakan bahwa masyarakat sebagai suatu struktur yang menderita ketegangan organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah-pecah secara ekonomis.

3. Menurut Emile Durhkeim

Menurut Emile Durkheim, mengatakan bahwa masyarakat adalah suatu kenyataan objektif individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya.

4. Menurut Max Weber

Menurut Max Weber, mengatakan masyarakat adalah sebagai suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.

5. Menurut Mack Ever

Menurut Mack Ever, mengatakan masyarakat sebagai suatu sistem dari cara kerja dan prosedur, otoritas dan saling bantu-membantu yang meliputi kelompok-kelompok dan pembagian-pembagian sosial, sistem pengawasan tingkah laku manusia dan kebebasan. Sistem yang berkompleks dan selalu berubah dari relasi sosial.

6. Menurut J.L Gillin

Menurut J.L Gillin, mengatakan masyarakat sebagai sebuah kelompok manusia yang tersebar yang memiliki kebiasaan (habit), tradisi (tradition), sikap (attitude) dan perasaan persatuan yang sama.

7. Menurut S.R. Steinmentz

Menurut S.R. Steinmentz, mengatakan masyarakat merupakan kelompok manusia yang terbesar meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil yang mempunyai perhubungan erat dan teratur.

8. Menurut M.J Heskovits

Menurut M,J. Heskovits, mengatakan masyarakat adalah sebuah kelompok individu yang mengatur, mengorganisasikan, dan mengikuti suatu cara hidup (the way life) tertentu.

9. Menurut Linton

Menurut Linton, masyarakat adalah sekelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga dapat terbentu organisasi yang mengatur setiap individu dalam masyarakat tersebut dan membuat setiap individu dalam masyarakat dapat mengatur diri sendiri dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batasan tertentu.

10. Menurut An-Nabhani

Menurut An-Nabhani, mengatakan masyarakat adalah sekelompok individu seperti manusia yang memiliki pemikiran perasaan, serta sistem/aturan yang sama, dan terjadi interaksi antara sesama karena kesamaan tersebut untuk kebaikan masyarakat itu sendiri dan warga masyarakat.

Baca juga ; Perubahan sosial budaya

Ciri-Ciri Masyarakat

ciri-ciri masyarakat_pengertian masyarakat
from : pixabay

Dalam suatu masyarakat dapat dikenali dari karakteristik yang ada di dalamnya. Berikut ciri-ciri masyarakat antara lain:

1. Berada di Wilayah Tertentu

Melihat dari pengertian masyarakat di atas, suatu kelompok masyarakat tinggal di suatu wilayah tertentu secara bersama-sama dan memiliki suatu sistem yang mengatur hubungan antar individu.

2. Hidup Secara Berkelompok

Manusia adalah mahluk sosial dan akan selalu membentuk kelompok berdasarkan kebutuhan bersama. Kelompok manusia ini akan semakin besar dan berubah menjadi suatu masyarakat yang saling tergantung satu sama lain.

3. Terdapat Suatu Kebudayaan

Suatu kebudayaan hanya dapat tercipta bila ada masyarakat. Oleh karena itu, sekelompok manusia yang telah hidup bersama dalam waktu tertentu akan melahirkan suatu kebudayaan yang selalu mengalami penyesuaian dan diwariskan secara turun-temurun.

4. Terjadi Perubahan

Suatu masyarakat akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu karena pada dasarnya masyarakat memang memiliki sifat yang dinamis. Perubahan yang terjadi di masyarakat akan disesuaikan dengan kebudayaan yang sebelumnya telah ada.

5. Terdapat Interaksi Sosial

Interaksi sosial akan selalu terjadi di dalam suatu masyarakat. Interaksi ini akan terjadi jika suatu individu-individu saling bertemu satu dengan lainnya.

6. Terdapat Pemimpin

Aturan dan norma dibutuhkan dalam suatu masyarakat agar kehidupan harmonis dapat terwujud. Untuk itu, maka dibutuhkan pemimpin untuk menindaklanjuti hal-hal yang telah disepakati sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya

7. Terdapat Stratafikasi Sosial

Di dalam masyarakat akan terbentuk golongan tertentu, baik berdasarkan tugas dan tanggungjawab, maupun religiusitasnya. Dalam hal ini stratafikasi dilakukan dengan menempatkan individu pada posisi tertentu sesuai dengan keahlian dan kemampuannya.

Fungsi Sosial Masyarakat

fungsi masyarakat
from ; HarusPintar.com

Menurut Raymond Firth berpendapat bahwa terdapat 4 faktor yang menunjukkan eksistensi serta fungsi sosial masyarakat, antara lain:

1. Social Alignment

Social Aligment merupakan suatu sistem dengan pengelompokkan yang berdasarkan kekerabatan, jenis kelamin, umur, berbagai bentuk dari perkumpulan yang berdasarkan pekerjaan sama, kedudukan ataupun status peranan.

2. Social Controls

Social Controls ialah suatu sistem serta proses yang bertujuan guna mengatur kegiatan dan juga tingkah laku dari tiap individu masyarakat. Sistem ini dapat disebut sebagai sistem pengendalian sosial yang bertujuan untuk mengendalikan tiap anggota masyarakat untuk mengatur kehidupannya.

3. Social Media

Social Media ialah suatu perlengkapan dan peralatan, yang dapat berupa benda ataupun sebuah bahasa yang kemudian dijadikan sebagai media bagi para anggota masyarakat untuk melangsungkan interaksi dan komunikasi dengan sesamanya.

4. Social Standards

Social Standards adalah suatu ukuran sosial yang dipakai guna menilai dan menentukan seluruh kegiatan dan menilai efektif atau tidaknya suatu kegiatan.

Dari 4 faktor tersebut menunjukkan bahwa terdapat berbagai cara pengaturan tertentu yang bertujuan menciptakan keserasian, keseimbangan, dan ketertiban dalam kelangsungan kehidupan.

Oleh sebab itu, masyarakat secara keseluruhan dapat menampilkan eksistensinya serta menjalankan fungsi socialnya untuk kelangsungan hidup masyarakt yang bersangkutan untuk sebagai kesatuan sosial.

Proses Terbentuknya Masyarakat

proses terbentuknya masyarakat
from: Pelajaran.co.id

Untuk mempelajari tentang proses terbentuknya masyarakat, perlu dilakukan berbagai analis dari proses-proses yang ada.

1. Proses Belajar Kebudayaan Sendiri

Dari proses belajar kebudayaan sendiri dibagi menjadi beberapa proses diantaranya ;

A. Proses Internalisasi.

Manusia memiliki suatu bakat tersendiri yang ada dalam DNA guna mengembangkan macam-macam perasaan, emosi, hasrat, dan nafsu pribadinya.

Namun, perwujudan atau bentuk dari kepribadiannya itu sendiri dipengaruhi oleh macam-macam stimulasi yang terdapat di lingkungan sosial, budayanya, dan di sekitar alam.

Yang dimaksud dari proses internalisasi ialah sebuah proses jangka panjang sejak individu itu dilahirkan sampai meninggal, dimana manusia tersebut belajar untuk menanamkan ke dalam kepribadiannya segala perasaan, nafsu, emosi, dan hasrat yang dibutuhkan disepanjang hidupnya.

B. Proses Sosialisasi

Proses sosialisasi lebih berkaitan erat dengan proses belajar kebudayaan yang ada dalam sistem sosial. Proses sosialisasi tersebut, manusia pada saat masa anak-anak sampai di masa tuanya mendalami pola-pola tindakan untuk interaksi dengan berbagai macam individu yang ada di sekililingnya.

C. Proses Enkulturasi

Dalam proses ini, manusia menyesuaikan dan mempelajari alam pikiran serta sikapnya terhadapa sistem norma, peraturan-peraturan, dan adat-istiadat yang hidup dalam kebudayaannya. Arti dari kata “enkulturasi” yaitu “pembudayaan”.

2. Proses Evolusi Sosial

Proses evolusi masyarakat dan kebudayaan dapat untuk dianalisis oleh para peneliti seolah-olah dari dekat dengan detail ataupun dipandang dari jauh dengan cara memperhatikan adanya berbagai macam perubahan yang besar.

3. Proses Difusi

Ilmu Paleo antropologi memperkirakan jika manusia muncul pertama kali di wilayah atau daerah Sabana tropikal yang terletak di Afrika Timur, dan sekarang manusia sudah hampir menduduki di seluruh permukaan bumi.

Hal ini dapat dijelaskan karena terdapat proses reproduksi serta migrasi atau gerakan penyebaran yang disertai dengan adanya proses adaptasi sosial budaya, fisik, dan perkembangan teknologi transportasi itu sendiri.

4. Akulturasi atau Asimilasi

Akulturasi yaitu proses sosial yang dapat timbul apabila kelompok manusia dengan kebudayaan-kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan berbagai unsur dari kebudayaan yang masih asing yang sedemikian rupa.

Pada akhirnya unsur-unsur dari kebudayaan asing tersebut akan lambat laun diterima serta diolah ke dalam kebudayaan sendiri dengan tidak menghilangkan kepribadian dari suatu kebudayaan itu sendiri. Asimilasi merupakan suatu proses sosial yang dimana dapat timbul jika terdapat berbagai golongan manusia yang memiliki latar kebudayaan berbeda.

5. Inovasi

Inovasi yaitu proses pembaruan dari pemakaian berbagai macam sumber alam, modal, dan energi, pengaturan baru untuk tenaga kerja, serta pemakaian teknologi yang lebih baru untuk semua yang akan menyebabkan terjadinya sistem produksi, dan dibuatnya berbagai macam produk baru.

Masyarakat pada umumnya menganut sistem adaptif yaitu sistem dimana masyarakat mudah menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitar, hal ini karena masyarakat adalah wadah guna memenuhi kepentingan-kepentingan dan tentunya untuk dapat bertahan.

Masyarakat juga memiliki berbagai macam kebutuhan yang sifatnya harus dipenuhi supaya masyarakat dapat bertahan hidup terus-menerus.

Baca juga ; Dampak Perubahan Sosial Budaya

Unsur-Unsur Masyarakat

unsur masyarakat
From ; Lensa sulut

Masyarakat terbentuk oleh beberapa unsur penting di dalamnya. Adapun unsur-unsur masyarakat adalah sebagai berikut:

1. Sekumpulan Orang Banyak

Dalam hal ini orang banyak (crowd) adalah sekelompok orang banyak yang berada di suatu tempat tertentu. Adapun karakteristik orang banyak adalah;

  • Terbentuk karena adanya suatu pusat perhatian bersama.
  • Terjadi tanya-jawab di sekitar objek yang menjadi pusat perhatian.
  • Proses terbentuknya membutuhkan waktu lama.
  • Adanya perasaan sebagai satu kesatuan.

2. Golongan

Pengelompokan dilakukan di dalam masyarakat berdasarkan karakteristik yang dimiliki, baik objektif maupun subjektif. Ciri-ciri suatu golongan mencakup;

  • Terdapat perbedaan status dan peran.
  • Terdapat pola interaksi yang beragam.
  • Terjadi distribusi hak dan kewajiban masing-masing anggota.
  • Terdapat sanksi dan penghargaan.

3. Perkumpulan (Asosiasi)

Perkumpulan adalah kesatuan banyak individu yang terbentuk secara sadar dan punya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Pembentukan asosiasi dilakukan berdasarkan minat, kepentingan, tujuan, pendidikan, agama, dan profesi.

4. Kelompok

Berbeda dengan asosiasi, kelompok merupakan unsur masyarakat yang lebih kecil. Adapun beberapa karakteristiknya adalah sebagai berikut;

  • Terdapat struktur, kaidah, dan pola tertentu.
  • Terdapat interaksi antar anggota kelompok.
  • Adanya kesadaran setiap anggota bahwasanya mereka adalah bagian dari suatu kelompok tersebut.
  • Terdapat faktor pengikat, yaitu kepentingan, tujuan, ideologi, nasib, dari setiap anggota.

Macam-Macam Masyarakat

macam-macam masyarakat- pengertian masyarakat
from :BAABUN

Masyarakat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu masyarakat secara primitif dan masyarakat secara modern. Berikut penjelasan secara rincinya :

1. Pengertian Masyarakat Primitif/ Sederhana

Masyarakat yang primitif yaitu masyarakat yang didalamnya belum terjadi perkembangan yang berarti dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan mereka.

Pada umumnya masyarakat ini masih terisolasi dan sangat jarang berinteraksi dengan masyarakat lainnya diluar komunikasi mereka.

Berikut adalah ciri-ciri masyarakat yang primitif/ sederhana adalah sebagai berikut :

  • Masyarakatnya masih minim ilmu dan harta.
  • Masih mempercayai kebudayaan nenek moyang.
  • Menolak budaya asing didalam komunitasnya.
  • Pemimpinya dipilih berdasarkan garis keturunannya.

2. Pengertian Masyarakat modern

Pengertian masyarakat modern merupakan masyarakat yang sudah mengenal ilmu pengetahuan yang luas dan teknologi yang baru dalam kehidupan sehari-harinya.

Biasanya masyarakat modern sangat terbuka dengan hal-hal baru dan sering berinteraksi dengan masyarakat luar.

Berikut adalah ciri-ciri masyarakat modern sebagai berikut:

  • Masyarakatnya dengan hal-hal yang baru.
  • Setiap individu masyarakat sangatlah menghargai waktu.
  • Pemimpin dipilih berdasarkan skill-nya.
  • Lebih mengandalkan pemikiran yang logika dan tindakan rasional.
  • Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan golongan.

Demikian dari pengertian masyarakat, ciri-ciri, unsur, fungsi masyarakat dan masih banyak lagi diatas semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan untuk kalian semua. Terimakasih.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: