pengertian observasi

Pengertian Observasi Menurut Para Ahli, Tujuan, Manfaat Observasi[Lengkap]

Pengertian observasi menurut para ahli – Apa yang disebut dengan observasi (observasion)? Nah, observasi jika diartikan secara umum adalah suatu aktivitas pengamatan suatu objek secara cermat secara langsung di lokasi yang diteliti, dan juga mencatat secara sistematis mengenai gejala-gejala.

Observasi dalam artian lain yaitu suatu tindakan atau proses yang mengamati sesuatu dengan cermat untuk mendapatkan informasi atau membuktikan kebenaran suatu penelitian.

Proses observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Kegiatan ini direncanakan dan dicatat secara sistematis serta dapat dikendalikan keandalannya (reliabilitas) dan validitas.

Baca juga :

Pengertian Observasi Menurut Para Ahli

observasi menurut para ahli
From : blogspot.com

Agar kita dapat memahami lebih dalam mengenai pengertian observasi kita dapat melihat dari pengertian observasi menurut para ahli sebagai berikut:

1. Suharsimi Arikunto

Suharsimi Arikunto mengartikan observasi yaitu sebuah pengamatan secara langsung terhadap suatu objek yang ada di lingkungan baik itu yang sedang berlangsung atau masih dalam tahap.

Tahapan tersebut meliputi berbagai aktivitas perhatian terhadap suatu kajian objek yang menggunakan pengindraan. Dan merupakan dari suatu tindakan yang dilakukan secara sengaja atau sadar dan juga sesuai urutan.

2. Margono (2007)

menurut Margono pengertian observasi, secara dasarnya adalah teknik observasi yang digunakan untuk melihat dan juga untuk mengamati perubahan dari fenomena-fenomena sosial yang berkembang atau tumbuh yang selanjutnya dapat dilakukan perubahan dari penilaian tersebut.

Observasi tersebut dilakukan guna melihat objek dari kejadian tertentu, serta mampu memisahkan antara kejadian yang perlu digunakan dan yang tidak perlu digunakan.

3. Prof. Heru

Prof. Heru mengemukakan bahwa pengertian observasi adalah suatu pengamatan yang menunjukkan sebuah pembelajaran yang dilakukan secara sengaja, berurutan, terarah, dan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai dalam pengamatan tersebut.

Dan juga mencatat segala kejadian dan juga fenomena-fenomena yang disebut dengan hasil observasi.

Setelah itu hasilnya dijelaskan secara rinci, tepat, teliti, akurat, bermanfaat dan juga objektif. Semua hasil tadi harus sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukannya.

4. Hanna Djumhana

Hanna Djumhana mengemukakan pendapat mengenai pengertian observasi yaitu suatu metode ilmiah yang sampai saat ini masih menjadi tempat utama pada ilmu pengetahuan empiris dan masih mendapatkan pengakuan dari dunia.

Penelitian karya ilmiah sebagai bentuk dari metode yang paling banyak digunakan untuk melakukan pengumpulan data.

5. Nawawi Dan Martini

Selanjutnya pengertian observasi adalah suatu pengamatan dan juga pencatatan secara urut yang terdiri dari unsur-unsur yang muncul dalam suatu fenomena pada objek penelitian tersebut.

Semua hasil dari pengamatan tersebut selanjutnya akan dilaporkan dengan susunan secara sistematis dan juga sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.

6. Sevilla (1993)

Observasi atau pengematan menurut Sevilla yaitu suatu proses dimana peneliti melihat situasi dari penelitian.

Untuk metodenya harus sesuai yang digunakan pada penelitian yang berupa pengamatan interaksi atau kondisi dari belajar mengajar, tingkah laku dan juga interaksi dari kelompok.

7. Sugiyono

Sugiyono mengartikan observasi secara sempit adalah suatu proses penelitian dengan mengamati suatu kondisi dari bahan-bahan pengamatan.

Teknik observasi seperti ini sangat cocok digunakan sebagai penelitian yang berfungsi sebagai proses pembelajaran, perilaku dan sikap, dan juga lain sebagainya.

8. Nurkancana (1986)

Pengertian observasi menurut Nurkancana adalah suatu cara untuk mengadakan sebuah penilaian dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung dan juga sistematis.

Selanjutnya, data-data yang telah diperoleh dalam observasi tersebut selanjutnya dicatat pada suatu catatan observasi. Dan kegiatan pencatatan itu sendiri juga termasuk dalam bagian dari kegiatan pengamatan.

9. Gibson, R.L Dan Mitchell. M.H

Pengertian observasi menurut Gibson, R.L dan Mitchell. M.H  ialah suatu teknik yang bisa untuk digunakan sebagai seleksi derajat untuk menentukan sebuah keputusan dan konklusi terhadap orang lain yang diamati.

Untuk pengamatan seperti ini tidak dapat dilakukan dengan sendiri melainkan harus dibantu menggunakan metode penelitian yang lainnya.

10. Kartini Kartono

Pengertian observasi menurut Kartika Kartono merupakan pengujian dengan tujuan tertentu untuk mengetahui sesuatu.

Khususnya untuk tujuan mengumpulkan fakta, data, skor atau nilai, satu verbalisasi atau disebut dengan pengungkapan kata-kata dengan segala sesuatu yang telah diteliti atau amati.

11. Arifin (2011)

Arifin mengemukakan pendapat mengenai pengertian observasi yaitu suatu proses pengamatan dan juga pencatatan secara logis, sistematis, objektif serta rasional guna mengenai berbagai macam fenomena.

Walaupun itu fenomena yang mampu dalam situasi buatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu ataupun sebenarnya.

12. Prof. Dr. Bimo Walgito

Pengertian observasi menurut Prof. Dr. Bimo Walgito adalah suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dan secara disengaja dilakukan.

Yang dilakukan dengan menggunakan alat indra (terutama mata) dengan melihat kejadian-kejadian yang langsung bisa ditangkap pada saat waktu kejadian berlangsung.

13. Prof. Dr. Sofyan S. Willis

Pengertian observasimenurut Sofyan adalah pengamatan yang dilakukan secara partisipan atau non-partisipan.

Metode yang digunakan oleh Sofyan yaitu metode partisipan yang mengharuskan peneliti ikut terlibat dalam kegiatan anak-anak atau remaja. Metode non-partisipan merupakan Cuma mengamati dari sisi luar dan tidak perlu ikut terlibat.

14. Patton

Pengertian observasi yang dikemukakan oleh Patton adalah sebuah metode yang akurat serta spesifik. Teknik pengumpulan data dan juga harus mempunyai tujuan serta mencari informasi-informasi tentang segala kegiatan yang sedang berlangsung guna dijadikan objek kajian untuk sebuah penelitian.

15. Burhan

Pengertian observasi menurut pendapat Burhan merupakan kemampuan dari seseorang untuk melakukan sebuah kegiatan pengamatan melalui hasil kerja dari salah satu alat panca indra (mata) dan juga dibantu dengan panca indra lainnya.

16. Sutrisno Hadi

Pengertian observasi menurut pendapat Sutrisno Hadi ialah suatu kegiatan yang sangat kompleks yang terdiri dari berbagai macam proses, baik proses biologis maupun proses psikologis yang lebih mementingkan proses-proses ingatan dan pengamatan.

Jenis-Jenis Observasi

jenis observasi
From : Blogspot.com

Adapun jenis-jenis Observasi berdasarkan pelaksanaannya dibagi menjadi dua jenis antara lain sebagai berikut :

1.  Observasi Partisipasi

Observasi partisipasi adalah suatu observasi yang mana peneliti atau observer ikut terlibat langsung dalam kegiatan pengamatan di lapangan.

Peneliti bertugas sebagai observer dan menjadi bagian dari kelompok yang diteliti.

Kelebihan dari observasi partisipasi ini adalah peneliti menjadi integral dari berbagai situasi yang dipelajari di lapangan, sehingga kehadirannya tidak akan mempengaruhi keadaan yang ada di lapangan.

2. Observasi Non Partisipasi

Observasi yang non partisipasi ialah observasi yang pelaksanaannya tidak melibatkan peneliti sebagai observer atau kelompok yang diteliti, penelitian non partisipasi banyak dilakukan di masa kini.

Tetapi, observasi jenis ini juga memiliki kelemahan yaitu kehadiran pengamat dikhawatirkan karena dapat mempengaruhi perilaku atau sikap orang diamati.

Sedangkan menurut Marie Jahoda observasi dibagi menjadi beberapa jenia diantaranya sebagai berikut ini:

1. Observasi Partisipasi

Observasi partisipasi merupakan penilitian yang biasanya digunakan untuk meneliti penelitian yang bersifat eksploratif. Yaitu suatu observasi yang observernya turut serta dalam bagian kehidupan observasi.

2. Observasi Sistematik

Observasi sistematik adalah suatu observasi yang secara umum disebut dengan observasi berkerang karena observasi ini terlebih dahulu akan dibuat kerangka mengenai berbagai faktor dan ciri-ciri yang akan diobservasi.

3. Observasi Eksperimental

Dalam observasi eksperimental ini memiliki ciri-ciri sendiri antara lain sebagai berikut ini :

  • Situasi dibuat dengan sedemikian rupa menjadikan observasi tidak mengetahui maksud diadakannya observasi.
  • Dibuat variasi situasi untuk menimbulkan tingkah laku tertentu,
  • Observasi dihadapkan pada situasi yang seragam,
  • Situasi ditimbulkan atau dibuat sengaja,
  • Faktor-faktor yang tidak diinginkan pengaruhnya dikontrol secermat mungkin, dan
  • Semua aksi-reaksi dari observasi dicatat dengan teliti dan cermat.

Ciri-Ciri Observasi

ciri ciri observasi
From : Maxmanroe.com

Observasi dapat dikatakan sebagai usaha pengumpulan data yang dilakukan secara sistem tentang tingkah laku dan suatu gejala fisik dengan dengan suatu pengamatan dan juga pencatatan.

Observasi juga memiliki ciri-ciri khusus yaitu sebagai berikut :

  • Observasi memiliki tujuan yang khusus, bukan hanya ingin mendapatkan kesan-kesan umum tentang suatu fenomena.
  • Observasi ilmiah tidak dilakukan secara untung-untungan dan seenak hatinya untuk mendekati objeknya, melainkan semua pelaksanaan observasi dilakukan secara sistematis dan dilakukan dengan rencana.
  • Sifat observasi itu kuatitatif, yaitu mencatat sejumlah peristiwa mengenai tipe-tipe tingkah laku sosial tertentu.
  • Observasi melakukan pencatatan secara segera, tidak menundanya karena observasi tidak menggantung terhadap kekuatan ingatan.
  • Menuntut adanya keahlian dan kesungguhan agar data yang diperoleh bisa valid.

Nah, semua hasil dari observasi akan dicek dan dibuktikan untuk menjamin kevalidannya.

Alat Pencatat Observasi

alat observasi
From : Blogspot.com

Observasi juga memiliki alat untuk mencatat hasil-hasil dari observasi antara lain adalah sebagai berikut:

1. Anecdatal Record : Merupakan cara untui melengkapi observasi, dalam mengadakan observasi pengamat dapat melakukan pencatatan tentang kejadian yang dilakukan dengan suatu kasus atau individu.

2. Check List : Merupakan suatu daftar pengamatan, yang mana observer hanya memberikan tanda check atau tanda-tanda lain terhadap ada hal-hal yang diamati.

3. Rating Scale : merupakan suatu daftar alat pengumpulan data yang digunakan observasi untuk menjelaskan, menggolongkan, menilai individu atau situasi.

4. Mechanical Deviases ( pencatatan dengan alat) : Yaitu pencatatan dengan menggunakan kemajuan teknologi, memungkinkan observer menggunakan alat-alat yang lebih sempurna untuk mengadakan observasi, seperti : dengan alat potret, tape recorder dan lain-lain.

Kalau Begitu Bagaimana Langkah-Langkah Observasi?

langkah- langkah observasi
From : sarjanaku.com

Langkah-langkah yang dilakukan ketika observasi adalah sebagai berikut :

  1. Menentukan tujuannya.
  2. Menentukan sasarannya.
  3. Menentukan ruang lingkupnya.
  4. Menentukan tempat dan waktunya kapan.
  5. Mempersiapkan perlengkapan apa saja yang dibutuhkan.
  6. Mulai nengadakan observasi
  7. mengadakan pencatatan.
  8. Yang terakhir yaitu meyusun semua laporan observasi.

Manfaat Observasi

mencatat observasi
from : pixabay

 

Kalau kita sudah mempelajari tentang observasi tentunya kita juga harus mengerti apa saja manfaat dari observasi dong. Adapun manfaat dari observasi adalah sebagai berikut :

  1. Memperluas wawasan dan pengetahuan yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi tahu tentang gerak-gerik seseorang.
  2. Dapat mencatat gejala yang tidak jelas yang kadang terjadi di masyarakat.
  3. Dapat menjelaskan dengan jelas tentang proses peristiwa berlangsung dan dapat menguji kwalitas dan dapat memperkirakan mengapa sesuatu tersebut dapat terjadi?
  4. Terjadinya dalam setting nyata.
  5. Dapat mendiskripsiakan tentang gambaran dunia nyata.
  6. Semua hasil observasi dapat dikonfirmasikan dengan cara penelitian.
  7. Kronologi kejadian dapat dicatat secara runtut.
  8. Dapat memungkinkan pembaca untuk memiliki penafsiran sendiri tentang temuan dan bagaimana caranya untuk dapat diinterprestasikan.
  9. Mencatat situs yang tidak dapat direplikasikan dalam eksperimen.
  10. Observasi juga dapat dikombinasikan dengan metode lain.
  11. Peralatan dan teknologi dapat merekam secara permanen.

Kalau Begitu Apa Saja Tujuan Dari Observasi

Tujuan Observasi
From : pixabay

Tujuan dari kegiatan observasi ialah untuk mendapatkan suatu gambaran kehidupan sosial yang sulit dikenal dan diketahui dengan melalui metode-metode lainnya.

Observasi yang dilakukan dapat memberikan penjelasan tentang adanya suatu permasalahan dan juga dapaty memberikan solusi untuk setiap permasalahan yang ada.

Observasi juga memiliki tujuan untuk mendapatkan data-data yang konkret dari tempat penelitian yang mana penelitian yang didapat menjadi valid.

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian observasi menurut para ahli, tujuan, manfaat, langkah-langkah, beserta ciri-cirinya semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan untuk kalian semua. Terimakasih.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: