pengertian pengangguran

Yuk, Belajar Mengenai Pengertian Pengangguran!

Pengertian pengangguran – tau gak kalian kalau pengangguran atau tidak bekerja itu tidak sama? Banyak orang yang mengatakan orang yang tidak bekerja atau tidak mau bekerja adalah orang pengangguran, padahal salah.

Orang yang tidak mau bekerja , tidak bisa dikatakan sebagai pengangguran. Karena jika orang tersebut berniatan mencari pekerjaan (ingin kerja), mungkin dia dengan segera akan mendapatkan pekerjaan.

Kalau begitu mengapa mereka tidak mau bekerja? Bisa jadi mereka sudah kaya! Contohnya, mereka sudah mempunyai tabungan yang sudah mencapai 3 milyar.

Jika tingkat bunga deposito bersih setelah dipotong pajak 1% per bulan, maka tanpa bekerja pun penghasilannya sudah mencapai Rp30 juta per bulan. Sudah lebih cukup dari cukup kan.

Selain itu ada alasan lain yang tidak mau bekerja yaitu ibu-ibu yang menjadi ibu rumah tangga dan mengurus anak, anak muda yang masih sekolah (kuliah) dulu.

Terus kalau begitu, apa yang dimaksud dengan pengangguran?

pengertian pengangguran
From : Salamadian

Kalian pernah gak sih, melihat deretan maha siswa yang lagi melakukan demo dan biasanya membawa spanduk dengan tulisan “Buka lapangan pekerjaan, kurangi pengangguran!”

Nah, Pengangguran merupakan suatu permasalahan yang besar yang sering terjadi di sebuah negara.

Pengangguran secara istilah dapat merujuk pada ketidak mampuan pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan untuk setiap penduduk yang ada dalam jangkauan pemerintahan.

Pengertian pengangguran secara luas yaitu suatu penduduk yang tidak sedang bekerja, tetapi sedang mencari pekerjaan.

Berdasarkan dengan ilmu kependudukan (demokrapi), orang yang mencari pekerjaan masuk kelompok penduduk yang disebut dengan angkatan kerja.

Dapat dilihat dari kategori usia, usia angkatan kerja adalah 15-64. Tetapi tidak semua orang yang berusia 15-64 tahun itu di hitung sebagai angkatan kerja.

Mengapa begitu?

Karena  jumlah penduduk suatu negara dapat dibedakan menjadi penduduk usia kerja (15-64 tahun) dan bukan usia kerja. Yang masuk kelompok bukan usia kerja (usia nonproduktif) adalah anak anak (0-14 tahun) dan manusia lanjut usia (manula) yang berusia ≥ 65 tahun

Dari jumlah penduduk usia kerja, yang masuk angkatan kerja adalah mereka yang mencari kerja atau bekerja. Sebagian yang tidak bekerja (dengan berbagai alasan) tidak masuk angkatan kerja (bukan angkatan kerja). Lebih lanjut lagi terlihat, ternyata tidak semua angkatan kerja memperoleh lapangan kerja. Mereka ini lah yang disebut pengangguran.

Pengertian Pengangguran Menurut Ahli

pengertian pengangguran
From : Hipwe.com

Adapun menurut pendapat para ahli tentang pengertian pengangguran adalah sebagai berikut:

1. Sukirno

Sukirno memberikan pendapat mengenai pengertian pengangguran  adalah jumlah tenaga kerja dalam perekonomian yang secara aktif mencari pekerjaan akan tetapi belum memperolehnya.

2. (Nanga) (2005: 249)

Nanga mengartikan bahwa pengangguran merupakan suatu keadaan yang mana seseorang yang tergolong dalam kategori angkatan kerja tidak mempunyai pekerjaan dan juga secara aktif tidak sedang mencari pekerjaan.

Ada yang mengatakan “Semakin tinggi derajat gelar seseorang, semakin mudah dia mendapatkan pekerjaan” membuat banyak orang Indonesia yang putus asa dan menyerah dalam mencari pekerjaan.

Penyebab Pengangguran

penyebab pengangguran
From : G Na Gee

Adapun penyebab pengangguran antara lain sebagai berikut:

  1. Jumlah angkatan kerja tidak sebanding (lebih tinggi) bila dibandingkan dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
  2. Kualitas SDM masih rendah.
  3. Ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan pada suatu tingkat upah tertentu.
  4. Ketidaksesuaian antara hasil yang dicapai antara pendidikan dengan lapangan pekerjaan.
  5. Ketidakseimbangan kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik.
  6. Ketidakseimbangan penyediaan dan pemanfaatan tenaga kerja antar daerah.
  7. Perusahaan menutup usahanya akibat resiko ekonomi/keamanan kurang kondusif.
  8. Peraturan yang menghambat investasi.

Jenis-Jenis Pengangguran

jenis pengangguran
From : jojonomik

Pengangguran sendiri dibedakan menjadi 2 jenis, jenis yang pertama yaitu pengangguran berdasarkan sebab terjadinya dan jenis pengangguran yang kedua adalah jenis pengangguran berdasarkan lamanya waktu bekerja.

Adapun penjelasanya sebagai berikut;

A. Jenis Pengangguran Berdasarkan Sebab Terjadinya

Pengguran ini terbagi menjadi 4 jenis diantaranya adalah:

1. Pengangguran Siklikal (Cyclical Unemployment)

Pengangguran ini biasanya terjadi karena maju-mundurnya ekonomi suatu negara. Dan daya beli masyarakat akan menurun ketika perekonomian mengalami kemunduran.

Akibatnya perusahaan akan mengurangi produksi dan perusahaan banyak memberhentikan karyawannya.

2. Pengangguran Struktural

Pengangguran strutktural adalah jenis pengangguran yang disebabkan perubahan struktur perekonomian. Contohnya peralihan perekonomian dari sektor perkebunan ke sektor industri.

Masyarakat yang ingin bekerja di sektor industri sulit bekerja karena mereka terbiasa bekerja di sektor perkebunan sehingga harus menyesuaikan diri bila ingin bekerja di sektor industri.

3. Pengangguran Friksional

Pengangguran friksional merupakan pengangguran yang terjadi karena sistem yang tidak bisa mempertemukan antara pembuka lowongan kerja dan pencari kerja. entah itu karena kendala informasi, waktu ataupun geografi.

4. Pengangguran Teknologi

Pengangguran teknologi merupakan pengangguran yang disebabkan karena adanya peralihan dari tenaga kerja manusia menjadi mesin.

Perusahaan biasanya lebih memilih menggunakan tenaga mesin dibandingkan tenaga manusia karena lebih cepat, mudah dan hemat biaya.

B. Jenis Pengangguran Berdasarkan Lama Waktu Kerja

Jenis pengangguran ini juga terbagi 4, diantaranya:

1. Pengangguran Terbuka

Pengangguran terbuka adalah keadaan sesorang yang sama sekali tidak bekerja dan sedang berusaha mencari pekerjaan.

Pengangguran terbuka disebabkan  oleh lapangan kerja yang tidak tersedia atau tidak adanya kecocokan antara lowongan kerja dan latar belakang pendidikan.

2. Pengangguran Tidak Sepenuh Waktu/Setengah Pengangguran

Pengangguran tidak sepenuh waktu/setengan pengangguran ini ditujukan pada seseorang yang mempunyai pekerjaan. namun, jam kerja hanya sedikit atau tidak seusai standar 7-8 per hari sehingga penghasilan mereka pun kadang tidak mencukupi.

3. Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment)

Pengangguran terselubung adalah pengangguran yang pada orang yang mempunyai pekerjaan tapi produktivitasnya rendah.

Entah itu karena ketidak sesuaian latar belakang pendidikan dengan pekerjaan ataupun lainnya. Pengangguran jenis ini menyebabkan produktivitas kerja yang rendah.

4. Pengagguran Musiman

Pengangguran musiman adalah pengangguran yang tidak dapat bekerja ketika pergantian musim, misalnya orang-orang yang bekerja sebagai petani sawah mereka akan bekerja selama musim panen setelah itu mereka menganggur menunggu musim berikutnya. Begitu pun misalnya dengan nelayan.

Faktor Penyebab Pengangguran

pixabay.com

Meskipun sekarang tingkat pengangguran yang terjadi di negara Indonesia mengalami penurunan, tetapi tetap saja hal positif ini tidak banyak memberikan semangat pada banyak orang.

Ada beberapa hal yang  dapat menyebabkan terjadinya pengangguran antara lain :

1. Jumlah Tenaga Kerja dan Jumlah Lapangan Pekerjaan Tidak Seimbang

Penyebab pekerjaan tidak seimbang adalah karena banyak sekali lulusan sarjana bahkan magister yang bisa dibilang berpengalaman.

Namun, karena keterbatasannya lowongan pekerjaan yang tersedia, inilah yang membuat banyaknya pengangguran di Indonesia. Apalagi saat ini populasi di Indonesia sedang banyak – banyaknya.

2. Kemajuan Teknologi

Saat ini sudah banyak pabrik yang hanya membutuhkan sedikit pekerja karena kebanyakan posisi nya sudah diambil oleh robot. Selain biaya lebih murah, menggunakan robot juga membuat pekerjaan lebih cepat.

3. Keterampilan dan Pengalaman Pemohon Tidak Sesuai Kriteria

Setiap perusahaan sudah tentu memiliki kriteria dalam menerima karyawan, namun tentu saja akan ada persaingan dalam hal ini. Semakin tinggi keterampilan seseorang dalam suatu posisi maka akan semakin mudah pula dia diterima.

Beda hal nya dengan yang baru saja bekerja, biasanya mereka akan sulit untuk diterima karena perusahaan membutuhkan kriteria yang sesuai dengan posisi yang mereka butuhkan.

4. Kurangnya Pendidikan

Semakin tinggi gelar dan derajat seseorang, maka akan semakin mudah dia mendapatkan pekerjaan, sehingga jika ada seseorang yang tingkat pendidikannya rendah, biasanya dia akan menjadi buruh kasar saja, apalagi jika seseorang itu tidak memiliki jiwa usaha.

5. Kemiskinan

Kebanyakan rakyat bawah Indonesia tidak bisa mengenyam pendidikan yang baik, sehingga banyak dari mereka yang menganggur. Orang yang hidup di lingkungan dan keluarga miskin, biasanya juga akan hidup menjadi orang yang kekurangan pula.

6. PHK

Biasanya, perusahaan melakukan PHK untuk menstabilkan sistem kerja. Pemutusan Hubungan Kerja bisa dibilang suatu hal yang paling ditakuti karyawan swasta.

Adanya pengurangan karyawan atau habisnya masa kontra kerja yang akhirnya karyawan di PHK. karyawan swasta yang asalnya bekerja di perusahaan tersebut akan kebingungan mencari pekerjaan di tempat lain.

7. Tempat Tinggal Jauh

Pengangguran yang sering terjadi adalah pengangguran didaerah atau kota yang sedang berkembang.

Dengan suatu alasan kenapa mereka menganggur, mulai dari tempat tinggal yang jauh dari domisili, karena kurang mampu sehingga tidak bisa mencoba peruntungan dan lain sebagainya.

8. Persaingan Pasar Global

Saat ini di Indonesia sudah ada banyak perusahaan asing yang didirikan, namun mereka lebih memilih menggunakan tenaga kerja dari negara lain dibandingkan tenaga kerja dari Indonesia.

Alasannya karena keterampilan juga kemampuan tenaga kerja lokal masih tidak sesuai dengan persyaratan mereka.

9. Kesulitan Mencari Lowongan Kerja

Ada banyak perusahaan yang tidak mengumumkan posisi yang dibutuhkan dengan baik, sehingga banyak orang yang memiliki potensial besar ketinggalan dan kehilangan informasi.

Banyak perusahaan – perusahaan yang hanya mengumumkannya dengan hanya menempelkan kertas di gedungnya. Selain itu juga biasanya pencari kerja sering malas untuk mencari informasi lowongan pekerjaan.

10. Harapan Untuk Calon Pekerja Terlalu Tinggi

Memang setiap perusahaan menginginkan tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman. Namun biasanya jika ketika seleksi yang ketat tidak ada yang sesuai, banyak dari mereka yang sama sekali tidak menerima tenaga kerja.

Dampak Pengangguran

dampak pengangguran
From ; Telegraph.co.uk

Pengangguran mempunyai dampak yang berimbas pada perekonomian ataupun kehidupan bermasyarakat. Berikut ini adalah dampak dari adanya pengangguran:

1. Dampak Bagi Perekonomian Negara

  • Penurunan pendapatan rata-rata penduduk perkapita
  • Penurunan penerimaan pemerintah dari sektor pajak
  • Meningkatnya biaya sosial yang harus dikeluarkan pemerintah
  • Menambah hutang negara

2. Dampak Bagi Masyarakat

  • Menghilangkan keterampilan seseorang karena kemampuan yang tidak digunakan
  • Menimbulkan ketidakstabilan politik dan sosial
  • Pengagguran adalah beban psikis dan psikologis bagi si pengaggur ataupun keluarga
  • Dapat memicu terjadinya aksi kriminalitas atau kejahatan

Kalau Sudah Begitu, Bagaimana Cara Mengatasi Pengangguran Tersebut?

cara mengatasi pengangguran
From : Tommcifle.com

Sebenarnya, pemerintah sudah melakukan banyak usaha untuk mengatasi pengangguran. Seperti diperbanyaknya pelatihan pekerjaan dan lain sebagainya.

Tetapi, untuk mengurangi pengangguran tentu saja harus ada pada kesadaran dari diri sendiri.

Ketika dia malas-malasan dan tidak kreatif maka tentu saja akan sulit bagi negara untuk mengurangi pengangguran. Meskipun seseorang memiliki pengalaman dan keterampilan yang baik.

Tetapi, dalam upaya mengurangi pengangguran seharusnya setiap perusahaan lebih memperbesar kesempatan kerja dan tidak membeda – beda kan pencari kerja.

Demikian pengertian singkat mengenai pengertian pengangguran, jenis-jenis pengangguran, faktor penyebab pengangguran, dampak pengangguran dan cara mengatasinya semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan untuk kalian semua. Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: