pengertian toleransi beragama

Pengertian Toleransi Beragama, Fungsi, Manfaat, Prinsip Beserta Contohnya

Pengertian toleransi beragama – Toleransi dalam beragama mempunyai arti sendiri. Toleransi merupakan sikap yang harus dimiliki oleh seseorang di dalam masyarakat. Sikap toleransi sangat di butuhkan demi menjaga keharmonisan dan keserasian dalam berlingkungan.

Sikap toleransi dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, tenggang rasa, saling menghargai, dan toleransi dalam beragama di masyarakat.

Toleransi Beragama

pengertian toleransi beragama
From; jarrak.id

Toleransi beragama adalah merupakan sebuah realita sosial yang dijadikan sebagai mozaik yang dapat terbentuknya hidup yang beragam warna tetapi tetap menjadi kesatuan yang sama.

Jika diartikan dari segi bahasa toleransi merupakan bentuk kesabaran, ketahanan seiring mengendalikan emosi dan kelapangan dada seseorang dalam menghadapi suatu perbedaan atau masalah sosial yang di hadapi.

Sedangkan jika diartikan menurut istilah adalah bentuk sikap atau sifat seseorang dalam menghargai, memperbolehkan, bahkan membiarkan. Hal tersebut dapat berlaku dalam menyikapi pandangan, kepercayaan, kebiasaan yang berbeda antara individu lan yang berbeda dengan kepercayaannya.

Baca juga : Pengertian Akomodasi

Pengertian Toleransi Beragama

Sebenarnya apa sih yang di maksud sikap toleransi dalam beragama itu?

Nah, toleransi dalam beragama merupakan sikap lapang dada seseorang untuk menghormati dan membiarkan pemeluk agama lain untuk melaksanakan ibadah mereka menurut ajaran dan ketentuan keyakinan agamanya masing-masing.

Dengan cara kita tidak mengganggu atau memaksakan baik dari orang lain maupun dari keluarga kita sendiri.

Toleransi beragama yang mempunyai kaitannya dengan adanya masalah-masalah keyakinan pada diri manusia yang berhubungan dengan kaidah dan keyakinan yang berhubungan dengan tuhannya.

Fungsi Toleransi Beragama

Fungsi toleransi beragama
From ; Blogspot.com

Toleransi beragama mempunyai beberapa fungsi antara lain sebagai berikut :

1. Mencegah perasaan yang berorientasi pada ego

Didalam diri setiap individu pasti memiliki ego yang keberadaannya harus dikendalikan setiap waktu. dengan sikap toleransi, individu akan terhindar dari sikap ego.

Karena adanya sikap toleransi dapat membuat individu berfikir secara positif dalam menyikapi sebuah permasalahan yang sedang dihadapi.

2. Mencapai mufakat bersama

Di Indonesia, masyarakat mengedepankan musyawarah untuk mencapai ke mufakat bersama untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Karena dengan bermusyawarah akan mempertemukan berbagai pendapat dan pandangan untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Maka dari itu, dengan sikap toleransi akan meminimalisir adanya kesalahpahaman maupun permusuhan dalam masyarakat.

3. Meningkatkan rasa nasionalisme dalam diri

Toleransi jika diterapkan dalam kehidupan bernegara akan memiliki pengaruh untuk meningkatkan rasa nasionalisme diri terhadap negara.

Karena pada dasarnya, negara yang maju itu adalah negara yang memiliki masyarakat yang dapat menerima perbedaan tanpa mengedepankan ego pada diri sendiri sehingga menjadikan negara yang merdeka.

4. Mempersatukan setiap perbedaan

Dilihat dari banyaknya perbedaan yang ada di Indonesia, masih banyak masyarakat yang menganggap agama yang dianutnya merupakan agama yang paling benar, atau  dengan kata lain masih merasakan bahwa mayoritas adalah pemegang kendali kuasa adalah masyarakat.

Dengan adanya sikap toleransi, maka perasaan tersebut dapat diredam dengan tujuan untuk solidaritas antar masyarakat dapat terjaga dan akan menjamin keutuhan suatu negara.

 Manfaat toleransi beragama

manfaat toleransi dalam beragama
From ; Pendidikanku

Manfaat toleransi beragama akan menimbulkan suatu toleransi yang beragam, terutama bagi negara yang banyak memiliki banyak aliran kepercayaan dan juga seperti agama yang ada si Indonesia ini.

Ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil dengan adanya sikap toleransi beraga, antara lain sebagai berikut :

1. Terhindar dari adanya perpecahan antara umat beragama

Di dalam diri setiap individu, sikap toleransi sudah seharusnya ditanamkan dalam diri individu tersebut, serta menerapkannya di dalam kehidupan masyarakat.

Didalamnya terdapat berbagai jenis kepercayaan dan agama yang berbeda. Toleransi akan menjadi solusi agar terhindar dari perpecahan setiap umat beragama.

2. Memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama

Perbedaan merupakan salah satu hal yang menjadi masalah utama dalam timbulnya konflik perpecahan.

Jalan keluar yang paling tepat dalam mencegah hal tersebut agar tidak terjadi adalah dengan menumbuhkan kesadaran diri dalam tiap diri individu terkait pentingnya sikap saling menghormati dan saling menjaga hubungan yang baik antar umat beragama.

3. Memperkokoh persatuan negara

Sebagai warga negara yang memegang teguh persatuan, menjaga keamanan, ketertiban serta stabilitas nasional dari sebuah negara merupakan hal yang sangat diperlukan dalam mensukseskan program yang telah dirancang oleh pemerintah.

Terjadinya kerusuhan serta kekacauan lainnya akan berpengaruh dalam jalannya pembangunan di suatu negara.

4. Terciptanya keteraturan dan keharmonisan

Sebagai mahluk sosial bermasyarakat, perbedaan merupakan suatu hal yang selalu hadir di dalamnya.

Dengan adanya sikap toleransi antar umat beragama akan terciptanya suasana yang tentram, damai, dan aman dalam lingkungan sosial.

5. Memperkuat tingkat keimanan diri

Menjaga kerukunan antar umat beragama dapat menghidarkan diri dari perbuatan yang tidak diinginkan. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya tingkat keimanan seorang individu.

Sikap Toleransi dalam Beragama

sikap toleransi dalam beragama
From ; Ulasan dunia

Dalam teoleransi beragama memiliki sikap yang harus dilakukan untuk mendorong terjadinya toleransi beragama secara mantap antara lain sebagai berikut ;

  • Memperkuat dasar-dasar toleransi antara umat beragama dan juga  pemerintahan.
  • Mendorong dan memberikan pengarahan untuk seluruh umat beragama untuk bisa hidup rukun dan bertoleransi dalam naungan teologi dan implementasi. Dalam menciptakan kebersamaan dan toleransi dengan cara memberikan harmoni sosial dan juga persatuan nasional.
  • Menciptakan suasana beragama yang kondusif dalam rangka memantapkan pendalaman dan juga penghayatan dalam beragama.
  • Melakukan eksplorasi secara luas tentang nilai-nilai penting dalam kemanusiaan dari seluruh keyakinan plural umat manusia. Yang fungsinya sebagai pedoman bersama dalam melaksanakan prinsip-prinsip berpolitik dan berikteraksi sosial satu sama lainnya dengan memperlihatkan adanya sikap keteladanan dan toleransi.
  • Melakukan pendalaman nilai-nilai spiritual yang implementatif bagi kemanusiaan yang mengarahkan kepada nilai-nilai ketuhanan, agar tidak terjadinya penyimpangan-penyimpangan nilai-nilai sosial dalam kemasyarakatan maupun sosial beragama.
  • Menciptakan suasana yang damai dengan cara memberikan cinta dan kasih dalam kehidupan beragama dengan cara agar menghilangkan rasa saling curiga terhadap pemeluk agama lain.
  • Menyadari bahwa perbedaan adalah suatu realita dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Oleh sebab itu hal ini dijadikan sebagai muzaik agar dapat memperindah fenomena kehidupan dalam beragama.

Prinsip-prinsip Toleransi Beragama

prinsip tooleransi beragama
From : DuniaPendidikan

Toleransi beragama juga mempunyai sikap dan prinsip yang harus kita lakukan agar terciptanya kebahagiaan dan ketentraman. Adapun prinsip tersebut sebagai berikut

  1. Kebebasan dalam beragama. Hak asasi yang paling esensial dalam hidup merupakan hak kemerdekaan atau kebebasan baik dalam kebebasan untuk berfikir maupun kebebebasan di dalam memilih kepercayaan dalam beragama.
  2. Penghormatan dan eksistensi agama lain. Etoika yang harus dilaksanakan dalam sikap toleransi setelah memberikan kebebasan dalam memilih agama. Menghormati eksistensi agama lain dengan pengertian menghormati keragaman dan perbedaan agama lain.  Atau menghormati keragaman dan perbedaan agama dan perbedaan ajaran-ajaran yang terdapat dalam setiap agama dan kepercayaan yang baik bagi negara maupun yang belum diakui oleh negara.
  3. “Agree in Disagreement” (setuju di dalam perbedaan). Perbedaan tidak harus ada permusuhan, dan perbedaan itu pasti ada di dalam dunia ini. Dan perbedaan tidak harus menimbulkan pertentangan.

Contoh Toleransi Beragama

contoh toleransi beragama
From : nu.or.id

Adapun contoh-contoh toleransi dalam beragama yang ada di masyarakat antara lain sebagai berikut ;

  1. Tidak mengejek cara beribadah orang yang beragama lain karena cara beribadahnya tentu berbeda dengan kita.
  2. Tidak membicarakan mengenai keburukan agama yang dianut.
  3. Tidak mencela aturan yang ada didalam setiap agama.
  4. Tidakl menghina dan tidak membanding-bandingkan bahwa agama 6yang dianut merupakan agama yang paling baik dan benar.
  5. Mempersilahkan teman untuk menjalankan ibadah ketika sudah pada waktunya.
  6. Mengajak teman untuk berkunjung ke rumah saat perayaan hari raya.
  7. Tidak mengganggu ketika orang lain sedang melakukan peribadahan.
  8. Mengucapkan selamat hari raya kepada teman yang sedang merayakan hari raya.
  9. Tidak menyinggung perasaan orang lain ketika melakukan kesalahan.
  10. Memaafkan apabila teman melakukan kesalahan.
  11. Tidak makan di hadapan teman yang sedang melakukan ibadah puasa.
  12. Mengingatkan sesama ketika waktu ibadah telah tiba.
  13. Saling berbagi pengalaman dalam melakukan peribadahan kepada teman yang berbeda agama.
  14. Saling berbagi rejeki ketika teman sedang mengalami kesusahan tanpa memandang  perbedaan agama.
  15. Mengantarkan teman beribadah ke gereja ketika teman tidak ada kendaraan.
  16. Tidak berisik ketika ada peribadahan di bali.
  17. Membantu pengamanan dalam penjagaan lahan parkir disaat beribadah sholat jum’at.

Demikian semoga pengertian toleransi beragama, fungsi, manfaat, prinsip dan masih banyak lagi diatas semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan untuk kalian semua. Teimakasih.

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: