ternak kambing etawa

Ternak Kambing Etawa Mudah dan Menyukseskan, Baca Disini!

Ternak Kambing Etawa – Bagi orang peternakan kambing, tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kambing etawa.

Kambing etawa adalah salah satu jenis kambing terpopuler di Asia Tenggara yang berasal dari distrik etawa (india). Di sana sering disebut dengan nama kambing jamnapari. Bagaimana cara merintis peternakan kambing etawa?

Ternak kambing etawa sangat banyak dilakukan oleh masyarakat karena dapat dimanfaatkan sebagai penghasil susu, sebagai kambing daging, selain itu juga dilombakan atau dikonteskan, karena bentuknya yang bagus dan gagah.

Maka dari itu, banyak sekali orang yang beralih dari ternak kambing jawa menjadi ternak kambing etawa, terutama para penduduk yang didaerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Ternak kambing etawa yang banyak di budidayakan adalah jenis kambing etawa super atau sering disebut dengan jenis kambing etawa unggulan.

Harga kambing etawa hingga pada saat ini masih terhitung masih stabil, dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Baik dari pasar lokal maupun juga dari import. Hal tersebut merupakan salah satu peluang yang menjanjikan bagi masyarakat.

Ternak kambing etawa selain mendapatkan keuntungan yang disebutkan diatas, tentunya juga mudah.

Tidak memerlukan lokasi peternakan yang luas untuk ternak kambing etawa, umur kambing etawa relatif panjang, serta masa panen yang lebih cepat dibandingkan dengan ternak kambing jenis lainnya.

Jenis-Jenis Kambing Etawa

 

jenis kambing etawa super
From : Blogspot.com

Seacara umum kambing etawa hanya memiliki satu jenis macam, tetapi berdasarkan kelas, ciri-ciri fisik, dan hasil kawin silang (bibitan), kini kambing etawa dapat dibedakan menjadi beberapa jenis  yaitu sebagai berikut ini :

1. Kambing Etawa Kaligesing

Nama kambing ini  diambil dari daerah sentranya yaitu Kaligesing-Purworejo. Kambing etawa jenis ini merupakan hasil persilangan antara kambing lokal dengan kambing asli India.

Kampung ini cenderung berbulu lebat dengan warna putih coklat, hitam, bercak/ dalmation dan belang. Kambing etawa kaligelis merupakan salah satu kambing yang berkualitas yang dapat dijadikan ternak kontes dan penghasil susu.

2. Kambing Etawa Senduro

Hasil pengembangbiakan ternak kambing etawa yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur, tepatnya yang berada di Kecamatan Senduro, dekat dengan kawasan Gunung Merapi merupakan kambing etawa senduro

Nama Senduro tidak jauh dengan peristiwa bencana Gunung Merapi yang pernah melanda desa Lumajang. Keajaiban yang terjadi pada peristiwa tersebut adalah semua peternakan kambing selamat.

Yang pada akhirnya kambing memiliki tempat di hati para penggemarnya dan kemudian terus dibudidayakan sampai saat ini.

Kambing saduro memiliki ciri-ciri khusus yaitu memiliki bulu putih menyeluruh pada seluruh bagian tubuh kepala dan kalinya.

3. Kambing Etawa Super

Kambing etawa jenis super merupakan kambing etawa yang sudah menjadi primadona bagi para pecinta dan peserta kontes kambing. Kambing ini memiliki tubuh besar, mudah dipelihara, dan juga memiliki harga jual yang sangat tinggi.

Langkah-Langkah Ternak Kambing Etawa

langkah sukses ternak kambing etawa
From : sipendik

Untuk kalian yang ingin serius ternak kambing etawa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan.

Adapun langkah-langkah yang peru diperhatikan antara lain sebagai berikut:

1. Pengadaan Indukan Kambing Etawa

Sebaiknya tahap awal untuk membeli bibit indukan untuk ternak langsung mengambil dari peternakan kambing etawa, tujuan dari hal tersebut ialah agar indukan yang didapatkan jelas memiliki track record yang bagus dan sudah jelas terbukti kualitasnya.

Adapun kambing etawa jantan super memiliki ciri-ciri yaitu memiliki kaki lurus, bentuk tubuh gagah dan besar, kaka kambing kokoh, umur kambing jantan sudah mencapai usia 1,5 tahun serta bebes dari cacat dan juga penyakit.

Sedangkan untuk ciri-ciri kambing etawa indukan yang bagus yaitu memiliki berkaki lurus, tubuh proporsional serta jinak, memiliki puting yang berjumlah dua buah, serta bebas dari berbagai macam jenis penyakit maupun cacat fisik.

2. Persiapan Lokasi Ternak dan Kandang

Untuk dapat menggeluti usaha peternakan kmbing etawa tentunya salah satu persyaratannya yang wajib dipertimbangkan ialah lingkungannya.

Jangan sampai kita memelihara kambing di tengah-tengah lingkungan perumahan yang sudah padat penduduknya. Karena hal tersebut dapat mengganggu kenyamanan warga sekitarnya.

Maka dari itu, lokasi peternakan hendaknya memiliki tempat yang jauh dari perumahan atau jika kalian memiliki lahan yang luas, maka tempat peternakan kambing yang memiliki sirkulasi udara yang cukup untuk udara dan matahari.

Kandang merupakan tempat yang berfungsi sebagai habitat hidp kambing, melindungi dari ancaman pemangsa (ular dan anjing) dan juga melindungi dari perubahan cuaca (hujan dan panas).

Kandang juga dapat menentukan tingkat keberhasilan dalam sebuah usaha yang ternak kambing. Kandang yang memiliki sanitasi kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor kesuksesan bisnis peternakan yang kita lakukan.

Trik Membuat Kandang yang Baik

trik kandang kambing etawa yang bagus
From : peternakansqued.id

Dalam pembuatan kandang untuk kambing etawa sebenarnya tidak jauh beda dengan kambing jenis lainnya.

Kandang kambing sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat serta  murah, cukup lubang ventilasi, tempat makan yang mudah dijangkau, memiliki alur sirkulasi kotoran dan dijangkau oleh sinar matahari untuk mengatasi kondisi kandang yang lembab.

Maka dari itu, dalam pembuatan kandang kambing sebaiknya model dan bentunya menyerupai rumah panggung yang alasnya terbuat dari papan kayu, yang mana tinggi alas kandang dari tanah sekitar 0,5 meter.

Lalu, berapa ukuran kandang kambing yang baik dan efektif?

Dalam pembuatan kandang kambing yang baik yaitu sesuai dengan jumlah ternak yang di akan dipelihara. Pada umumnya kambing yang membutuhkan luas tempat sekitar 1 m x 1,5 m= 1,5m2.

Sehingga jika kalian memiliki rencana untuk memelihara 10 ekor kambing, maka luas kandang yang dibutuhkan sekitar 15 meter persegi. Tetapi, pembangunan kandang lebih baik dibuat luas seperti rencana awal yang diperlukan.

Hal tersebut memiliki tujuan untuk pengembangan usaha di tahun-tahun berikutnya. Kandang yang baik seharusnya memiliki ventilasi baik, cukup sinar matahari, bersih, dan minimal berjarak 10 meter dari rumah.

Yang penting untuk kalian cermati adalah bahwa kandang terlalu sempit, pengap dan panas akan mengakibatkan kambing etawa dehidrasi yang akan menyebabkan kerontokan pada bulu kambing.

Namun, jika kandang terlalu lebar juga mengakibatkan kambing etawa sangat agresif dan banyak pergerakan sehingga berakibat kambing akan menjadi kurus banyak gerak.

Berikut merupakan ukuran kandang kambing etawa yang biasanya digunakan antara lain :

  • Ukuran kandang kambing beranak : 120 cm x 150 cm per ekor
  • Ukuran kandang kambing indukan :  100 cm x 150 cm per ekor
  • Ukuran kandang kambing anakan : 100 cm x 125 cm per ekor
  • Ukuran kandang kambing pejantan : 120 cm x 150 cm per ekor
  • Ukuran kandang kambing dewasa : 120 cm x 150 cm per ekor

3.  Pemberian Pakan dan Nutrisi Ternak Kambing

Setelah kalian berhasil mendapatkan indukan kambing etawa yang berkualitas unggul, maka sebaiknya untuk segera memberi vitamin agar mereka tetap sehat menghadapi tempat tinggal atau habitat baru, untuk mempermudah beradaptasi.

Untuk masalah makan secara umum pakan ternak kambing etawa di bedakan menjadi dua macam yaitu pakan hijauan segar (berbagai jenis rumput dan dedaunan) dan pakan tambahan (ekstra), contohnya kacang-kacangan, tepung ikan, polar, bungil kelapa, vitamin, dan obat mineral.

Untuk kalian yang baru pertama merintis peternakan kambing etawa, dapat mebuat pakan ekstra bernutrisi dengan cara menyampurkan bekatul dan konsentrat perbandingan nya 3:1 atau juga bisa dengan bekatul 50%,  bungkil kelapa 25% dan bungkil 25% .

Pemberian makanan bisa dilakukan 2 hari sekali yaitu pagi dan sore, untuk volume kira-kira berat rumput 10% dari berat badan kambing, berikan juga air minum 1,5-2,5 liter per ekor setiap harinya serta kalian kasih rumput gajah dan juga garam beryodium secukupnya.

Selain itu, untuk kambing yang sedang hamil, induk menyusui dan juga pejantan yang sering dikawinkan perlu makanan penguat dalam bentuk bubur sebanyak 0,5-1 kg per ekor setiap harinya.

Perlu kalian tau waktu yang baik untuk memberi makan kambing etawa yang baik adalah pukul 08.00 – 09.00 dan sore 15.00 – 16.00.

4. Pemeliharaan dan Perawatan Kesehatan Ternak Kambing

perawatan kambing cempe
From : kambingetawa.org

Perawatan kambing sangatlah perlu dilakukan, perawatanya juga tidak jauh beda dengan ternak kaki empat yang lainnya.

Hal yang perlu dilakukan yaitu senitasi kandang yang rutin. Tempat tinggal yang bersih dan nyaman akan berpengaruh terhadap perkembangan dan kesehatan ternak kambing.

Hal yang sering dilakukan oleh para peternak kambing pemula adalah tidak memberikan makanan yang bervariasi, hanya monoton yaitu berupa pakanan hijau.

Bukan hanya itu, banyak peternak yang berfikir bahwa memberikan makanan yang secara terus-menerus dan banyak akan membuat ternak kambing menjadi cepat besar.

Padahal, pemberian makanan yang terus-menerus itu tidak baik, karena kambing etawa merupakan kambing yang memamah biak.

Jika di berikan pakan yang terus menerus ditempat pakan, maka kambing etawa akan cenderung terus-menerus makan makanan yang telah tersedia  di tempat pakan.

Hal tersebut dapat menyebabkan proses memamah biak (mengunyah kembali makanan yang telah dimasukkan di lambung) menjadi lebih sedikit, padahal pengambilan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak kambing etawa adalah saat mereka memamah biak.

Jadi, jika kalian terus menerus menyediakan pakan di tempat makannya, maka dapat berakibat tidak baik dan cenderung akan menyebabkan kambing etawa buncit namun tidak gemuk.

Dalam memelihara dan perawatan kambing etawa hal yang wajib kalian ketahui ialah pengenalan beragam penyakit yang sering menyerang ternak.

Penyakit yang sering menyerang biasanya adalah cacingan, kudis (scsbies), kembung perut (bloat), paru-paru (pneumonia), orf, dan kokdiosisi. Jika ada salah satu atau beberapa kambing yang terserang penyakit, maka sebaiknya dilakukan pemisahaan dan segera tindak pengobatan untuk mencegah penularan.

5. Reproduksi Kambing Etawa

Kalian harus tau tentang masa produksi ternak kambing etawa untuk dapat memelihara induk betina kambing etawa untuk dapat  menghasilkan anakan baru dan juga produksi susu, kalian harus mengetahui tentang masa reproduksi ternak ini.

Pada dasarnya kambing etawa disebut dengan kambing mamalia yang memiliki reproduksi tinggi. Kambing etawa bisa melahirkan sebanyak 3 kali dalam dua tahun yang mana dalam satu kali kehamilan bisa melahirkan 1-3 anak kambing.

Pada saat memasuki masa reproduksi, betina kambing etawa akan mulai disebut dewasa setelah berumur 6 bulan dan siap dikawinkan ketika sudah berusia 10-12 bulan.

Lama waktu birahinya sekitar 1-2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 17-21 hari. Kambing yang sedang birahi memiliki ciri-ciri yang dapat dilihat dari tingkah lakunya, tampak lebih gelisah, nafsu makan dan minum menurun, selalu mengibaskan ekornya, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah.

Jika tanda-tanda itu sudah terlihat maka harus segera dikawinkan,baik secara langsung maupun melalui suntikan kawin atau inseminasi buatan (IB).

Lama waktu kehamilan (bunting) dari indukan kambing betina adalah sekitar 5 bulan. Dan setelah melahirkan, induk kambing memerlukan masa istirahat selama 2 bulan.

Pada saat itulah pola makan serta kebersihan ternak kambing sangat perlu dijaga untuk menghindari terjadinya cacingan dan terkena penyakit skabies/kudisan.

6. Masa Panen dan Penjualan

Pada tahap pemanenan dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis, tergantung jenis kambing yang kalian pelihara, yaitu kambing pedaging (potong) dan kambing susu perah.

Tetapi ada baiknya kita mengusahakan untuk memperoleh penghasilan tambahan dari bisnis ternak kita jalankan seperti daging, susu, kulit, tanduk, dan juga kotorannya yang bisa diolah dan dijual untuk bahan pupuk organik.

Massa panen dalam peternakan kambing etawa tergantung dari target pasar (konsumen) yang dituju.

Ketika usia kambing etawa berusia  8-12 bulan maka kalian sudah bisa memasarkan untuk kebutuhan masyarakat dan pedagang sate.

Dan jika kambing etaawa sudah berusia 1,5 tahun yang ideal kamu bisa menjualnya karena sudah berbobot maksimal atau untuk ikut kontes, karena dengan umur segitu biasanya berat badan kambing sudah optimal dan sulit dinaikkan lagi.

Periode panen yang paling baik dan menguntungkan tentunya ketika menjelang hari raya keagamaan, seperti halnya lebaran dan hari raya Idul Adha yang mana permintaan daging untuk konsumsi dan qurban sangat tinggi.

Seperti harga hewan ternak lainnya, harga kambing etawa juga berfluktusi dan tidak samar antara satu daerah.

Hal tersebut di pengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi, misalnya permintaan di musim hari raya, jumlah suplai di pasar, kualitas ternak itu sendiri dan sebagaimananya.

Untuk anak kambing betina yang baru berumur kurang dari 6 bulan, biasanya dibandrol dengan harga 1,5 juta- 2 juta rupiah per ekor. Sementara itu, kambing pejantan yang siap kawin dengan tinggi 90 cm harganya sakitar 4 juta-6 juta rupiah.

Tips & Kiat Sukses Beternak Kambing Etawa

usaha untuk menjadi peternak kambing
From : RomaDecade

Kiat-kiat dalam merintis bisnis peternakan agar menjadi sukses antara lain sebagai berikut:

  • Buat perhitungan yang cermat terkait dengan total pengeluaran yang di perlukan dengan jumlah modal yang dimiliki dan juga kemungkinan keuntungan yang didapatkan dari ternak kambing etawa. Mengkalkulasikan segala modal awal, jumlah pengeluaran, dan kemungkinan keuntungan merupakan hal yang penting dalam menjalankan suatu bisnis karena hal tersebut merupakan cara untuk menghindari kerugian karena adanya pengeluaran yang tidak dibutuhkan.
  • Ada baiknya memulai merintis dengan jumlah ternak yang terlalu banyak sebagai tahap pembelajaran dan akomodasi pengalaman bagi pemula.
  • Carilah pengalaman dan informasi lebih banyak, baik dari buka, internet, dan peternak lainnya agar anda lebih memahami etawa yang untuk beternak kambing etawa secara optimal.
  • Lakukan inovasi, khususnya untuk mengolah produk-produk lainnya yang dihasilkan dari ternak kambing etawa yang kalian pelihara, seperti pengolahan susu, kulit, tanduk, dan kotoran sehingga kalian akan menghasilkan uang tambahan.
  • Berusaha dengan maksimal dan juga lupa  berdoa!

Demikian penjelasan singkat mengenai wirausaha dan budidaya peternakan kambing etawa yang sedang populer dan memiliki potensi keuntungan yang maksimal dan menjanjikan.

Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: